Google Rayakan 25 Tahun Bunga Nasional Indonesia Rafflesia Arnoldi

Google Rayakan 25 Tahun Bunga Nasional Indonesia Rafflesia Arnoldi

Bunga Rafflesia Arnoldii di Google Doodle 9 Januari 2018 © Google

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Google hari ini merayakan 25 tahun penetapan Rafflesia arnoldi sebagai tumbuhan langka nasional dengan menampilkan Doodle bunga bangkai pada halaman muka mesin pencarinya.

Google menampilkan gambar kuncup bunga Rafflesia arnoldii yang kemudian mekar dan mengeluarkan kepulan warna hijau, mengisyaratkan aroma tidak sedap yang menjadi ciri khas dari bunga tersebut.

"Asap hijau pucat yang meledak dari Doodle hari ini membangkitkan bau Rafflesia arnoldii, tanaman Indonesia yang menghasilkan bunga terbesar di dunia," begitu Google menjelaskan Doodle hari ini pada laman resminya.

Bungga Rafflesia Arnoldii saat sedang mekar. Foto: Republika
Bungga Rafflesia Arnoldii saat sedang mekar. Foto: Republika

Diameter bunga ketika sedang mekar bisa mencapai 1 meter dengan berat sekitar 11 kilogram. Bunga menghisap unsur anorganik dan organik dari tanaman inang Tetrastigma.

"Spesies yang menakjubkan ini terwakili dalam pola batik tradisional Indonesia yang rumit, terutama di Provinsi Bengkulu di Sumatera, di mana tumbuhan tersebut sering ditemukan," tulis Google.

"Hari ini, kami merayakan tempat istimewa (dan bau) Rafflesia arnoldii dalam sejarah Indonesia!" tambah Google.

Seperti yang dilaporkan Antara, kekhasan bunga bangkai membuatnya dinobatkan sebagai bunga nasional Indonesia dengan Keputusan Presiden No.4 tahun 1993 yang ditandatangani oleh Presiden Soeharto.

Rafflesia arnoldi. Foto: Pikiran Rakyat
Rafflesia arnoldi. Foto: Pikiran Rakyat

Bunga hanya berumur sekitar satu minggu (5-7 hari) dan setelah itu layu dan mati. Persentase pembuahan sangat kecil karena bunga jantan dan bunga betina sangat jarang bisa mekar bersamaan dalam seminggu. Itu pun kalau ada lalat yang datang membuahi.

Peneliti bunga Rafflesia dari Universitas Bengkulu, Agus Setyanto, menyebutkan parasit langka itu dikategorikan tumbuhan unik. "Bunga ini memiliki siklus hidup mencapai lima tahunan dan cuma memiliki masa mekar dari 3 hari hingga 8 hari," ujar Agus, seperti yang dikutip Liputan 6.

Menurut laporan Pikiran Rakyat, saat ini, Rafflesia arnoldii dianggap sebagai salah satu spesies tanaman terancam di bumi. Beberapa spesies Rafflesia, seperti Rafflesia magnifica, bahkan diklasifikasikan sebagai "sangat terancam punah" oleh Perhimpunan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN).

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga53%
Pilih SedihSedih13%
Pilih SenangSenang7%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau27%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Ini Lah 16 Start-Up Indonesia Terbaik Tahun 2017 Versi Koran Tempo Sebelummnya

Ini Lah 16 Start-Up Indonesia Terbaik Tahun 2017 Versi Koran Tempo

8 Juni 2020, Ojol DKI Kembali Bisa Angkut Penumpang Selanjutnya

8 Juni 2020, Ojol DKI Kembali Bisa Angkut Penumpang

Indah Gilang  Pusparani
@indahgilang

Indah Gilang Pusparani

http://www.indahgilang.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.