Kini masyarakat Indonesia selayaknya bangga terhadap inovasi yang dilakukan dalam bidang transportasi umum. PT Mobil Anak Bangsa (MAB) mengklaim telah berhasil membuat bus listrik rakitan bernama Maxvel. Bus listrik ini nantinya akan menjadi bus nasional, dan juga memiliki daya tempuh 300 kilometer dalam sekali pengisian.

Ing Gunadi Sindhuwinata selaku Ketua Umum Ikatan Ahli Teknik Otomotif (IATO) Indonesia, mengungkapkan bahwa bus ini telah diuji untuk menempuh perjalanan 300 kilometer dengan dilakukan tiga jam pengisian saja. Terlebih bus ini bisa berlari hingga 250 km/jam, sehingga kemampuannya juga tidak perlu dikhawatirkan.

Bus listrik ini juga mampu menyemburkan tenaga setara 260 hp dan melontarkan torsi maksimal sebesar 2.400 nm.

"Jadi waktu jalan (saat uji coba) kami tidak rasakan hentakan. Lalu pas akselerasi dan deselerasi itu bagus. Mau engineer pas coba hentak pedal gas untuk naikkan kecepatan, itu (bergeraknya) halus," ujar Gunadi dikutip dari CNN Indonesia.

Kini bus Maxvel sedang diuji untuk menempuh perjalanan jauh yang dilakukan dari Jakarta hingga Surabaya. Pengujian ini merupakan bentuk pengujian lanjutan karena sebelumnya bus ini hanya diuji dalam jalan yang relatif dekat. 

"Sekarang menuju ke Jawa Timur, sebelumnya sudah dilakuakn ribuan km jarak dekat, pertama road test, artinya cuma masuk ke Kota terus balik, terus dilakukan uji jalan ribuan km, sekitaran saja sudah oke," papar Gunadi, dikutip dari DetikOto.

Bus listrik milik Kepala Staff Presiden Jenderal (Purn) Moeldoko ini akan diuji hingga menyentuh jarak 10.000 kilometer. Sehingga pengujian ini lebih dilakukan untuk melihat ketahanan mesin juga, bukan pada waktu tempuhnya saja.

Bus ini memang layak untuk disebut sebagai bus nasional, karena berbagai bagian rakitan dari Bus ini menggunakan komponen-komponen lokal.

"Komponen nanti kalau sasis dengan bodi, lalu, wheel, trim, ban, itu sudah 100 persen lokal," ujarnya Gunadi.

Tidak berhenti disitu, MAB juga akan terus meningkatkan penggunaan komponen lokal secara bertahap hingga sistem kelistrikannya.

"Nah komponen lainnya kita secara bertahap akan kita tingkatkan itu pun sudah mencapai 45 persen kandungan lokal, kita terus tingkatkan sampai ke axle, suspensinya, kemudian kalau sistem elektriknya, kabel dan sebagainya, pasti sudah bisa lokal lah, nanti secara bertahap control unitnya akan dirakit di sini (Indonesia)," tambah Gunadi.

Sumber: oto.detik.com | CNN Indonesia

Ada 2 komentar

Ayo ikutan juga