UKM Indonesia dan Australia Bangun Jejaring Kemitraan Dagang

UKM Indonesia dan Australia Bangun Jejaring Kemitraan Dagang
info gambar utama

Usaha Kecil Menengah (UKM) adalah salah satu sektor penggerak perekonomian Indonesia. Bahkan sektor UKM sendiri telah dipromosikan dan dijadikan sebagai agenda utama pembangunan ekonomi Indonesia, dan tak dapat dipungkiri lagi bahwa peranan UKM dalam perekonomian Indonesia adalah sentral dalam menyediakan lapangan pekerjaan.

Sejumlah penggerak UKM Indonesia dan Australia telah menandatangain 23 dokumen rencana kerja sama dalam bentuk Letter of Intent (LoI) pada kegiatan Bussiness Forum and Matchamking di Sydney, Australia (10/2).

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jakarta memberikan keterangan bahwa kegiatan bisnis tersebut diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melalui Indonesia Investment Ppromotion Center (IIPC) di Sydney, Australia.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia Kristiarto Legowo juga datang untuk menyaksikan penandatangan dokumen LoI.

“Hubungan Indonesia dan Australia pada beberapa waktu terakhir ini sangat kuat, yang salah satunya ditandai dengan persahabatan antara kedua kepala pemerintah, serta para pejabat tinggi kedua negara,” ujar Dubes Kristiarto saat membuka forum bisnis tersebut, didampingi oleh Pelaksana Tugas Konsul Jenderal RI Sydney, Hermanus Dimara seperti yang dilansir dari koran-jakarta.com

Penandatangan dokumen tersebut juga merupakan bagian dari partisipasi Indonesia pada pameran Halal Expo 2018 yang digelar di Australia pada tanggal 10-11 Februari kemarin.

Lewat penandatangan LoI para pengusaha UKM kedua negara telah sepakat unruk membentuk kemitraan dagang dan investasi. Bidang usaha yang telah disepakati juga bervariasi, mulai dari usaha tekstil, spa, kopi, hingga makanan dan minuman.

“Mari bersama-sama menerjemahkan kekuatan hubungan tersebut ke dalam sebuah keuntungan ekonomi kedua bangsa. Salah satunya melalui adanya saling kontak dan perluasan jejaring kerja sama komunitas bisnis, termasuk UKM seperti pada kesempatan ini,” ajak Dubes Kristiarto.

Direktur Pemberdayaan Usaha Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) juga memiliki harapan baik atas kerja sama antara Indonesia dan Australia. Kerjasama ini juga dapat menguntungkan sektor perekonomian kedua belah pihak, untuk saling membangun jejaring kerja sama bisnis dan investasi.


Sumber: koran-jakarta.com

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini