Prestasi Indonesia di Ajang Kompetisi Ilmu Pangan Internasional

Prestasi Indonesia di Ajang Kompetisi Ilmu Pangan Internasional

© Kementerian Luar Negeri

Pada kompetisi ilmu pangan tingkat internasional "Developing Solutions for Developing Countries: Product Development" yang dilaksanakan di kota Chicago, Amerika Serikat, tim mahasiswa asal Indonesia berhasil mengharumkan negara pada kompetisi tersebut.

Kompetisi yang cukup bergengsi ini dilaksanakan oleh Institute of Food Technologists Student Assosiation (IFTSA). Kompetisi tersebut bertujuan untuk membantu mengatasi permasalahan pangan di Afrika dengan mengembangkan produk pangan yang bergizi, praktis dan aplikatif.

Pasalnya, tim mahasiswa asal Indonesia berhasil menjadi finalis dan mendapatkan juara kedua setelah mengalahkan beberapa kampus ternama diseluruh dunia. Tim tersebut berasal dari Institut Pertanian Bogor.

Mengutip dari website resmi Kementerian Luar Negeri, Muhammad Arfanul Aziz selaku perwakilan dari Tim Regali ini mengatakan sangat bangga terhadap prestasi ini. Konjen RI, Rosmalawati Chalid yang turut hadir dalam acara pengumuman kompetisi tersebut juga menyatakan bahwa ini merupakansuatu prestasi yang sangat membanggakan, bukan hanya bagi tim tapi juga bagi Indonesia. Indonesia juga ternyata memiliki SDM unggul yang bisa bersaing dengan negara lain. Terbukti dengan nama Indonesia juga pernah menjadi pemenang pada kompetisi yang sama di tahun-tahun sebelumnya.

Tidak hanya Tim Regali saja yang turut mengharumkan Indonesia, beberapa mahasiswa asal Indonesia pada kompetisi juga berhasil menjadi pemenang.

Pada kompetisi Smart Snack for Kids, dimenangkan oleh tim University of Massachusetts yang salah satu anggota timnya adalah mahasiswa asal Indonesia, Amadeus Driando Ahnan (Ando). Ando merupakan pencetus dari Indonesia Tempe Movement. Bahkan Ando sempat menjabat sebagai salah satu direktur asosiasi mahasiswa ilmu pangan se-Amerika Serikat.

Selanjutnya, adalah Adiguna Bahari. Dia adalah anggota tim dari University of Georgia yang memenangkan kompetisi cerdas cermat ilmu pangan (College Bowl). Selain itu, Adiguna Bahari juga menjadi Kepala Lomba Video Tesis pada segmen kompetisi yang lain.

Mahasiswa-mahasiswa Indonesia lainnya juga terpilih untuk mempresentasikan ide mereka pada sesi poster Konferensi Institute of Food Technologists Student Assosiation ini. Mahasiswa-mahasiswa tersebut berasal dari kampus I3L (Indonesia International Institute for Life Sciences).


Sumber: Kementerian Luar Negeri

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Mendapat Grade 1, Arena BMX Asian Games Siap Sambut Atlet – Atlet Terbaik Asia Sebelummnya

Mendapat Grade 1, Arena BMX Asian Games Siap Sambut Atlet – Atlet Terbaik Asia

Ragam Sate dari Bali dan Lombok Selanjutnya

Ragam Sate dari Bali dan Lombok

Rudi Sandjaya
@rudisandjaya

Rudi Sandjaya

Seorang Mahasiswa Universitas Brawijaya

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.