Bahasa.ai, Chat Bot Karya Anak Bangsa.

Bahasa.ai, Chat Bot Karya Anak Bangsa.
info gambar utama

Pada era serba canggih ini, penggunaan ponsel pintar menjadi salah satu kebutuhan untuk menunjang produktifitas. Hal itu tidak terlepas dengan adanya aplikasi yang dijalankan didalam ponsel pintar itu sendiri. Adalah chat bot, salah satu aplikasi pintar yang dapat membantu penggunanya. Siri, Alexa, Cortana, dan Watson adalah beberapa aplikasi chat bot yang paling sering digunakan.

Indonesia juga memiliki chat bot yang tidak kalah “pintar” dengan aplikasi chat bot pendahulunya. Bernama Bahasa.ai merupakan sebuah platform pengembangan chat bot dengan kecerdasan buatan yang mahir berbahasa Indonesia. Chat bot ini nantinya dapat diajak berbicara seperti layaknya berkomunikasi dengan pengguna lain.

Hokiman Kurniawan merupakan co-founder dari chat bot asli Indonesia ini. Pemuda yang berusia 22 tahun ini awalnya kagum akan teknologi kecerdasan buatan yang pernah mereka temui.

Dia bersama timnya yang pada saat itu sedang menempuh kuliah di Jurusan Matematika Universitas Indonesia mulai eksplor implementasi teknologi ini dalam Bahasa Indonesia. Namun mereka menyadari bahwa implementasinya dalam Bahasa Indonesia masih sangat kurang. Maka dari itu mereka kemudian mengembangkan Bahasa.ai dnegan tujuan agar Bahasa Indonesia tidak tertinggal dari bahasa-bahasa yang lain.

Rencananya Bahasa.ai akan diluncurkan ke beberapa platform seperti BBM Messenger, LINE, Facebook Mesengger, dan lain-lain. Chat bot ini nantinya dapat digunakan oleh siapa saja dan berbagai latar belakang. Fokus utamanya adalah kalangan kreatif yang tertarik dengan interaksi mesin-manusia atau profesional dan pebisnis yang ingin melayani audiens/pelanggannya setiap saat.

Dikutip dari IDN Times, Hokiman dan timnya melihat bahwa 2 tahun kedepan, suatu brand memiliki perubahan dalam cara komunikasi kepada pelanggannya. Semua orang akan menginginkan interaksi dengan suatu brand dengan pendekatan yang sama seperti mereka berkomunikasi dengan teman-temannya.

Pemuda yang kerap dipanggil Kiman ini berpesan kepada pemuda-pemuda yang ada di Indonesia untuk tidak takut akan mempelajari sesuatu. Karena kita pada generasi sekarang merupakan generasi yang sangat beruntung. Semua pengetahuan dapat kita akses dalam beberapa klik saja. Maka dari itu dia berpesan, agar kecanggihan teknologi pada masa sekarang tidak disia-siakan.


Sumber: IDN Times

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini