Indonesia di Ujung Utara

Indonesia di Ujung Utara

Keterangan Gambar Utama © Supratman

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Sepenggal cerita Sebatik Kalimantan Utara.

Tini, itu adalah nama panggilannya. Sosok putri kecil dari salah satu penduduk kampung Lourdes SebatikKalimantan Utara. Sore itu kami bercengkerama duduk dan belajar bersama di tempat duduk bawah pohon mangga. Tempat itu memang sering digunakan untuk bercengkerama, sekedar bercerita aau sekedar berbincang-bincang oleh warga sekitar. Tidak banyak yang kami bahas, namun setidaknya siang itu aku menjadi tahu. Masih ada adik-adik kita yang belum pernah melihat kereta api, belum pernah mengunakan telepon genggam, dan tidak mengenal nama pahlawan Indonesia. Benar saja, lokasi yang terisolir dan jauh dari jangkauan teknologi dan sulitnya untuk dijangkau maka tidak aneh bila ada adik-adik kita belum mengenal para pahlawan. Mudah-mudahan nanti akan tiba masa nya ya dik "Tini". Kalian akan mudah mengakses ilmu pengetahuan dan pelajaran dengan menggunakan teknologi saat ini. Seperti halnya anak-anak se usia mu yang begitu mudah mengakses informasi menggunakan alat telekomunikasi di perkotaan. Bersabarlah.. terus semagat belajar, karena belajar bisa diamanapun, kapanpun dan dalam kondisi apapun.

Sumber:dokumen pribadi

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga75%
Pilih SedihSedih25%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Juara di Korea, Mahasiswa UGM Ciptakan Aplikasi dengan AI untuk Memperlajari Flora dan Fauna pada Batik Sebelummnya

Juara di Korea, Mahasiswa UGM Ciptakan Aplikasi dengan AI untuk Memperlajari Flora dan Fauna pada Batik

Tren Sepekan: Warna Warni Durian hingga Kepunahan Pesut Mahakam Selanjutnya

Tren Sepekan: Warna Warni Durian hingga Kepunahan Pesut Mahakam

supratman maman
@supratman_uny

supratman maman

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.