3 Pemuda Indonesia wakili Indonesia ke Nepal dalam IYF 2018

3 Pemuda Indonesia wakili Indonesia ke Nepal dalam IYF 2018
info gambar utama

Kathmandu, 17 Agustus 2018, Indonesia cukup berbangga di momen Hari Kemerdakaan kemarin, 3 orang pemuda Indonesia terlibat dalam International Youth Forum Human Right on Sustainable Development Goals/SDGs (IYF 2018), 17-18 Agustus 2018 di Kathmandu, Nepal.

Program IYF ini diadakan oleh salah satu NGO yang bermarkas di USA yaitu Youth For Human Right (YHRI)

Mereka adalah Mohammad Azhar, Syafira Khairani dan Hari Novar. Dalam mengikuti program ini mereka melalui beberapa seleksi untuk berpartisipasi dalam forum ini. Forum ini diselenggarkaan selama 2 hari di Park Village Hotel, Kathmandu, Nepal dan di hadiri 250 Peserta dari berbagai negara. Dalam forum ini membahas tentang Human Right dan Sustainable Development Goals.

Diantara 3 orang delegasi Indonesia berasal dari beberapa daerah yaitu Mohammad Azhar (Jakarta), Syafira Khairani dan Hari Novar (Sumatera Barat)

“Kurang lebih ada 250 peserta yang hadir dari berbagai negara dan kita ada 3 orang dari Indonesia, 2 diantaranya dari sumbar dan satunya dari Jakarta. ujar Syafira Khairani

Program ini bertujuan mengumpulkan seluruh pemuda seluruh dunia untuk membahas Hak asasi dan juga SDGs/ TPB (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan). Azhar, Hari dan Syafira bertekad membawa hasil yang mereka dapat tersebut di implementasiikan kepada masing-masing asal daerah mereka. Program ini menghasilkan sebuah kesepakatan yang dinamakan "Kathmandu Youth Declaration"

“Selama 2 hari full disana kita banyak melakukan panel diskusi dan forum terbuka gitu sih, membicarakan tentang hak asasi dan Sustainable development goals dan juga membicarakan bentuk implementasi pasca dari program ini. Ujar Hari Novar

Cukup berbangga juga di momen Hari Kemerdakaan kita berada di Luar Negeri dengan membawa nama bangsa. Harapan kita semoga kedepan kita bisa mengimplementasikan apa yang telah kita dapatkan disini, sambung Azhar.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini