Cagar Biosfer Berisikan Surga Terumbu Karang Indonesia

Cagar Biosfer Berisikan Surga Terumbu Karang Indonesia

Taka Bonerate © Sumber: Pesonaindo

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Taman Nasional Taka Bonerate sangat terkenal bahkan didaftarkan sebagai sebuah area konservasi pada masa penjajahan Belanda.

Dikutip dari Kompas.com bahwa berdasarkan sebuah peta tahun 1901, area tersebut bernama Tijger Eilanded atau Kepulauan Macan. Tidak ada yang tahu persis darimana nama tersebut berasal, namun pihak Belanda disebut-sebut telah mengganti namanya menjadi Taka Bonerate, yang berasal dari bahasa lokal.

"Taka berarti koral, bone berarti pasir, dan rate berarti di atas, berarti bermakna 'ladang koral di atas pasir," ucap Asri dari Humas dan Pusat Informasi Data Taman Nasional Taka Bonerate.

Taka Bonerate, yang mana sebuah cagar laut, memiliki bentuk seperti cincin, umumnya dianggap sebagai atol. Berfungsi sebagai inang dari sebuah spesies unik lamun dan ekosistem batu karang.

Kekayaan laut Taka Bonerate diperuntukkan sebagai riset, pengetahuan, edukasi, dan untuk mendukung kultivasi, pariwisata, dan rekreasi.

UNESCO mulai memberikan perhatian terhadap taman nasional ini sejak 2015, ketika Taka Bonerate didaftarkan sebagai zona inti untuk cagar biosfer mencakup Kabupaten Kepulauan Selayar. Dinamakan cagar biosfer Taka Bonerate-Kepulauan Selayar.

Hingga saat ini, taman nasional ini mencakup 18 pulau kecil, 5 pulau karang, dan 30 koral yang membentuk sebuah cincin atau atol.

Terdapat tujuh pulau berpenghuni di area ini; Tarupa, Rajuni kecil, Rajuni besar, Latondu besar, Jinatp, Pasitallu Tengah, dan Pasitallu Timur, yang mana dihuni oleh suku Bugis dan Bajo.

A bridge in Tinabo island, Taka Bonerate National Park, Selayar Islands, South Sulawesi (Kompas.com/Asri/TN Taka Bonerate)
Sebuha jembatan di pulau Tinabo, Taman Nasional Taka Bonerate, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selawesi Selatan | Sumber: Kompas.com / Asri / TN Taka Bonerate

"Suku Bajo di Taka Bonerate berbeda dengan suku lainnya di Sulawesi Selatan. Orang Bajo di Taka tinggal di pulau-pulau pasir," ucap Asri.

Ia menambahkan, menurut penduduk lokal, Taka Bonerate telah dikunjungi oleh nelayan dari pulau lain karena tingginya potensi perikanannya sejak era kolonial.

Sumber: Jakarta Post

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Target dari Malang Flower Carnival 2018 Sebelummnya

Target dari Malang Flower Carnival 2018

Menyaksikan Cara Seniman Memberi HIburan Saat Sedang #dirumahaja Selanjutnya

Menyaksikan Cara Seniman Memberi HIburan Saat Sedang #dirumahaja

Vita Ayu Anggraeni
@ayuvitaa

Vita Ayu Anggraeni

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.