Destinasi Wisata Minat Khusus di Indonesia Bersiap Menyambut Peminatnya!

Destinasi Wisata Minat Khusus di Indonesia Bersiap Menyambut Peminatnya!
info gambar utama

Pariwisata saat ini menjadi kegiatan yang merupakan kebutuhan, pun disusul kemajuan teknologi yang mengubah aspek bersosial dengan melalui media digital, yang salah satu imbasnya adalah menjadi ajang berbagi pengalaman wisata baik melalui cerita, gambar mau pun video. Pariwisata memiliki beragam jenis sesuai kebutuhan dan kemasan yang ditawarkan.

Nah, ada, loh, yang disebut pariwisata minat khusus atau special interest tourism. Pariwisata jenis ini biasanya diperuntukan bagi wisatawan yang mempunyai minat atau tujuan maupun motivasi khusus dalam berwisata. Jenis pariwisata ini identik dengan petualangan di alam bebas dan alam liar sekali pun.

Menurut Richardson dan Fluker (2004) dalam bukunya Understanding and Managing Tourism, pariwisata minat khusus seperti demikian diklasifikasi sebagai minat khusus petualangan aktif (active adventure). Misalnya menyusuri gua (caving), terjun dengan parasut (parachute jumping) atau mendaki gunung (mountain climbing).

Ya, wisata minat khusus tidak terbatas pertualangan aktif, tapi ada juga jenis romantic seperti hot spring atau spa, serta soft adventure atau pertualangan ringan seperti bermain kano dan scuba diving, yaitu kegiatan menyelam tetapi hanya di sekitar permukaan saja.

Indonesia dengan segudang kekayaan alam yang masih asli dan potensial, tentunya memiliki banyak destinasi yang dapat dijadikan daya tarik bagi wisatawan minat khusus baik wisatawan lokal mau pun wisatawan mancanegara atau wisman.

Sejak 2012 pula Indonesia menggencarkan program wisata minat khusus melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) termasuk ekowisata, cruise ship, rekreasi dan spa. Misalnya Tour de Singkarak untuk minat khusus balap sepeda dan destinasi Pantai Suluban dan Pelngkung untuk minat khusus selancar.

Tentunya tidak sebatas itu. Bahkan, beberapa waktu lalu, tim pecinta alam dari Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam kelompok Mapala (Mahasiswa Pecinta Alam) UI berhasil membuka dan memetakan potensi destinasi wisata minat khusus baru di Papua Barat! Tepatnya di Manokwari dan wilayah Pegunungan Kabupaten Arfak.

Ternyata, Danau Anggi di kabupaten Arfak tersebut dapat dijadikan spot kegiatan paralayang, loh! Begitu pula di Distrik Testega, kabupaten Arfak, ternyata memiliki banyak mulut-mulut gua yang belum pernah dimasuki oleh siapa pun. Tidak sampai di situ, sungai Prafi di Manokwari juga dipastikan layak menjadi destinasi wisata minat khusus arung jeram karena arusnya yang deras.

Setelah di presentasikan oleh Pemerintah Daerah setempat, tinggal promosi dan pengembangan lebih lanjut untuk dibukanya spot-spot tersebut menjadi destinasi wisata minat khusus baru dan bermanfaat bagi masyarakat setempat juga. Wah, makin menambah aset pariwisata negara yang tak ternilai, ya!

Sudah memasuki paruh kedua tahun 2018, ada yang sudah merencanakan untuk berlibur akhir tahun nanti? Sedang memikirkan destinasi wisata apa yang lain dari yang lain tapi tetap sesuai budget? Wisata dengan ongkos lokal tapi rasa interlokal? Di Indonesia, ada!

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini