Indonesia Raih 3 Penghargaan Festival Bunga Di Taiwan

Indonesia Raih 3 Penghargaan Festival Bunga Di Taiwan
info gambar utama

Delegasi Indonesia yang didukung oleh Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati, Badan Karantina Pertanian (Barantan) berhasil memenangkan tiga penghargaan sekaligus dalam ajang Festival Bunga Dunia 2018 di Taichung, kota nomor dua terbesar di Taiwan. Tiga penghargaan tersebut masing-masing berada pada kategori General Individual dengan predikat Excellent, Plant Arrangement dengan predikat Bronze, serta kategori Flower Arrangement dengan predikat Silver.

Dr Antarjo Dikin, Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati, Barantan menyampaikan bahwa pihaknya sejak awal memang sudah mendukung upaya para penggiat seni untuk merangkai bunga di ajang internasional tersebut.

Dia juga mengatakan bahwa Kementerian Pertanian melalui Barantan sangat mengapresiasi produsen bunga potong yang terus meningkatkan kualitas dan inovasinya, sehingga dapat memenuhi keragaman segmen pasar di mancanegara. Menurutnya, memanfaatkan ajang festival bunga dunia ini sejalan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo dalam menumbuhkembangkan industri kreatif.

Sementara itu, Karen Tambayong selaku Ketua Asosiasi Bunga Indonesia (Abindo), melalui pesan tertulisnya yang dikutip dari laman Suara, menyampaikan keinginannya untuk lebih sering membawa timnya ke ajang internasional.

Karen mengatakan pada festival kali ini, tim yang berhasil memenangkan tiga kategori sekaligus tersebut menonjolkan bunga khas Indonesia, yaitu Phalaenopsis amabilis (Puspa Pesona atau Anggrek Bulan Ungu).

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
info gambar

Karen juga mengungkapkan harapannya tentang janur. Menurutnya Janur merupakan bagian dari sejarah Indonesia. Dia berharap, janur dapat segera dapat dipatenkan, agar tetap milik Indonesia.

"Janur merupakan ciri dan identik bangsa kita, karena tekniknya unik dan hanya dimiliki oleh Indonesia," ungkapnya.

Festival bunga ini diikuti oleh 23 negara di dunia. Festival yang dinamakanTaichung World Flora Exposition berlangsung selama 6 bulan, yakni 3 September 2018 hingga 24 April 2019. Penyelenggara dari pameran flora berkelas dunia ini adalah asosiasi produsen hortikultra dunia, The International Association of Horticultural Producers (AIPH). Tuan rumah festival bunga sendiri berganti setiap tahunnya, sesuai dengan rekomendasi AIPH. Kegiatan ini diprediksi akan menyedot 8 hingga 10 juta wisatawan asing.


Sumber: Suara

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini