Edisi Kedua Pameran Manufaktur Indonesia di Filipina

Edisi Kedua Pameran Manufaktur Indonesia di Filipina
info gambar utama

Pameran manufaktur Indonesia di Filipina atau Indonesia Manufactured Products Expo (IMPE) yang kedua sedang berlangsung saat ini. Untuk mempromosikan ajang ini di Filipina, Konsul Jendera; (Konjen) RI di Davao City melakukan wawancara dengan tiga stasiun radio terkemuka.

Melalui siaran pers yang diterima GNFI, Berlian Napitupulu sekalu Konjen RI di Davao City, mengadakan wawancara dengan stasiun radio Bombo AM, Wild FM, dan Retro FM. Wawancara dilakukan pada 16, 19, dan 20 November 2018, yang ditujukan untuk mempromosikan edisi kedua IMPE.

IMPE 2018 akan digelar di Abreeza Mall, Davao City. Selama tanggal 23-25 November 2018, IMPE akan memamerkan produk-produk manufaktur Indonesua yang berpeluang besar dipasarkan di Filipina.

Konjen RI saat mempromosikan IMPE 2018 | Dok. KJRI
info gambar

Produk-produk itu antara lain adalah bahan bangunan, kendaraan, suku cadang, peralatan rumah tangga, alat pertanian, produk kesehatan dan kecantikan, batik, dan sejumlah produk manufaktur lainnya.

Tak hanya itu, selama ekspo juga diadakan one-on-one business matching, penjualan makanan Indonesia seperti nasi goreng, bakso, mie goreng, soto ayam, sate ayam, dadar gulung, rempeyek, rangkaian pagelaran seni Indonesia, dan kuis-kuis berhadiah.

Suasana wawancara Konjen RI dengan salah satu stasiun radio Filipina | Dok. KJRI
info gambar

IMPE bukan pameran dagang yang pertama kali digelar Konjen RI di Davao City. Setidaknya sejak 2017 sampai November 2018, ada 12 pameran dagang dan promosi sendi budaya Indonesia di Filipina Selatan. Enam diantaranya merupakan solo trade expo yang diselenggarakan secara mandiri oleh Konjen RI di Davao City.

Dengan adanya pameran manufaktur ini, Konjen RI berharap dapat semakin mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Filipina. Juga untuk mendorong kerja sama perdagangan secara langsung yang produktif antar-pengusaha kedua negara.


Sumber:

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini