Sawit Indonesia Rajai Pasar Pakistan

Sawit Indonesia Rajai Pasar Pakistan
info gambar utama

Produksi kelapa sawit adalah bagian penting dari ekonomi Indonesia, karena Indonesia terhitung produsen dan konsumen sawit terbesar di dunia. Kabar terbarunya, minyak sawit Indonesia telah merajai pasar Pakistan sejak 2013. Sebelumnya, Malaysia menguasai pasar minyak sawit Pakistan.

Dikutip dari Detik Finance, Iwan Suyudhie, Duta Besar Indonesia untuk Pakitas, mengatakan, Hal ini persisnya setelah Indonesia menandatangain Preferential Trade Agreement atau PTA sejak 2013. "Negosiasi tersebut cukup lama karena Pakistan meminta (Jeruk) Kino masuk. Karena pangsa pasar (sawit) kecil, dulu hanya 20%. Kita minta Pakistan turunkan tarif impor. Sejak saya itu," ucap Iwan.

Sawit Malaysia pernah menguasai 80% pasar Pakistan. Namun saat ini pasar tersebut telah direbut oleh Indonesia.

Masalah yang masih menjadi ganjalan adalah kebijakan Punjab yang akan melarang vanaspati ghee. Hal ini tentu akan berdampak pada pasar sawit Indonesia karena sebagian besar bahan baku vanaspati ghee adalah minyak sawit.
Tetapi pemerintah Indonesia sudah mulai melakukan komunikasi terkait masalah itu. Mereka berharap, ada solusi terkait masalah pelarangan ghee yang sama-sama menguntungkan.

"Mendorong pemerintah Punjab datang dan bertemu dengan mitra Indonesia. Sebenarnya isu kesehatan cukup beralasan," ucap Iwan yang dikutip dari Detik Finance.

Vanaspati ghee dianggap tidak sehat karena proses hidronisasi. Berbeda dengan kandungan minyak sawit yang lebih aman.

--

Sumber : Detik Finance, bankerist

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini