Sosial media menjadi tempat berkumpul di dunia maya dengan berbagai jenis yang menjadi pembeda satu sama lain. Namun belum ada sosial media yang menganggat karifan lokal yakni “Budaya Ngopi”. Ngopi berkaitan erat dengan “ngobrol”, ditambah lagi penikmat kopi dari generasi milenial bertambah banyak.

Menurut data World's Coffee Asociation Indonesia dinobatkan sebagai negara penghasil kopi nomor 3 terbesar pada tahun 2017 dibawah Brazil dan Vietnam. Jutaan orang Indonesia hidup dari kopi.

Melihat latar belakang tersebut Rahman pemuda asal Jambi menciptakan sosial media penikmat kopi bernama “Kopitua”. Harapannya Kopitua dapat menjadi tempat diskusi dan berbagi informasi seputar kopi.

“Kopitua sosial media yang dikhususkan bagi penikmat kopi di Indonesia, mengangkat budaya ngopi.” ujar Rahman.

Tampilan aplikasi Android Kopitua

Tampilan aplikasi Android Kopitua. (dok. Pribadi)

Fiturnya tidak berbeda jauh dari sosial media lain seperti Facebook, Twitter dan Instagram. Hanya saja uniknya Kopitua tidak memiliki fitur Notifikasi. Hal ini sengaja dilakukan karena Rahman ingin pengguna tidak menghabiskan waktu untuk selalu mengecek notifikasi.

Saat ini Kopitua masih dalam tahap Beta dan terus dikembangkan. Fitur “Meja” akan segera hadir dalam waktu dekat. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat semacam chat room untuk orang-orang yang dikenal secara personal.

“Saya ingin penikmat kopi mencoba versi Beta dengan fitur-fitur utama dan secara bertahap menambahkan fitur baru sesuai kebutuhan komunitas kopi di Indonesia,” Rahman menegaskan.

Untuk mencoba versi Beta kamu bisa mendownloadnya di Google Playstore atau langsung mengunjungi website https://kopitua.com


Sumber: https://kopitua.com

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu