• Setelah direnovasi wajah stasiun Cisauk semakin berseri.
  • Perombakan ini merupakan wujud dari Transit Oriented Development (TOD) di BSD City, Tangerang.
  • Beragam fasilitas canggih kini bisa dinikmati di stasiun KRL ini.

Perombakan besar yang dialami stasiun Cisauk di Tangerang, membuatnya kini semakin menawan. Stasiun kereta Commuter Line (KRL) ini tampil sangat mewah, modern, dan futuristik, jauh meninggalkan kesan kuno yang dulunya lekat dengan stasiun-stasiun KRL.

Dilansir dari KOMPAS.com, wajah baru stasiun Cisauk diresmikan pada 1 Februari 2019 lalu, setelah sebelumnya dilakukan uji coba pada 25-31 Januari 2019. Dengan pengoperasian tampilan anyar stasiun Cisauk ini, maka akses lama di pintu selatan ditutup dan akses masuk dipindah ke lantai dua untuk menuju peron.

Beragam fasilitas canggih pun menghiasi stasiun Cisauk yang berdiri di atas lahan seluas 11.440 m2 ini. Di antaranya adalah eskalator dan lift untuk mempermudah akses penyandang disabilitas, serta jembatan skywalk sepanjang 350m yang menghubungkan stasiun Cisauk ke terminal shuttle bus BSD Link dan Pasar Modern Intermoda BSD City.

Lorong di stasiun Cisauk | Foto: SinarMas Land

Bicara tentang skywalk di stasiun Cisauk, ini merupakan wujud dari penggunaan Transit Oriented Development (TOD) yang sudah jamak diterapkan di negara-negara maju. Dengan adanya TOD, masyarakat bisa menikmati layanan transportasi umum yang saling terhubung atau terintegrasi.

Skywalk stasiun Cisauk | Foto: David Oliver Purba/KOMPAS.com

TOD Intermoda di BSD City ini adalah yang pertama di Indonesia, dan ke depannya diharapkan juga dapat terwujud di kota-kota lain. Sebab dengan fasilitas transportasi yang memadai seperti ini, dapat berdampak positif bagi perekonomian masyarakat, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), baik dari segi peningkatan omzet maupun perluasan lapangan pekerjaan.

“Terminal bus dan pasar modern yang terintegrasi dengan stasiun Cisauk ini merupakan awal dari rencana pengembangan kawasan Intermoda BSD City yang sudah dijalankan. Tahapan selanjutnya akan dibangun hunian berupa apartemen. Dengan demikian masyarakat yang tinggal di kawasan ini akan memperoleh kemudahan dalam melakukan aktivitas karena semua kebutuhan tersedia dalam satu kawasan,” terang Managing Director President Office SinarMas Land, Dhony Rahajoe, dikutip dari industry.co.id.

“Kami juga berharap agar keberadaan Kawasan Intermoda BSD City dapat memberikan manfaat sebanyak mungkin dari sisi ekonomi, sosial dan lingkungan bagi masyakat di kemudian hari.” tambahnya.

Stasiun Cisauk ditargetkan dapat menampung 20.000 penumpang tiap harinya, yang sejauh ini masih berada di kisarang angka 5.500 penumpang per hari. Stasiun ini berada di Jalur Hijau Commuter Line yang menghubungkan stasiun Maja dan stasiun transit Tanah Abang di Jakarta Pusat.

Sumber: industry.co.id, KOMPAS.com

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu