Sekali Lagi Ubud Food Festival Spice The World Up!

Sekali Lagi Ubud Food Festival Spice The World Up!
info gambar utama

Ubud Food Festival (UFF) 2019 yang dihadirkan oleh ABC secara resmi dimulai pada Kamis malam, menandai awal dari petualangan kuliner Indonesia selama tiga hari.

Lebih dari 100 koki, pemilik restoran, pengusaha, petani, penulis makanan, ilmuwan, dan pendongeng dari 22 negara telah berkumpul untuk festival ini, yang berakhir pada 28 April.

Festival ini secara resmi dibuka dengan potong tumpeng. Tumpeng adalah simbol tradisional dari perayaan yang menggembirakan bagi sebagian besar orang yang tinggal di pulau Jawa, Bali, dan Madura.

Selama pembukaan gala festival, UFF juga memberikan Lifetime Achievement Award kepada Murdijati Gardjito, 77, seorang ahli kuliner yang telah mendedikasikan hidupnya untuk melestarikan masakan Indonesia. Murdijati telah menulis setidaknya 60 buku tentang budaya kuliner Indonesia dan produk lokal dan terus meneliti dan menulis buku tentang makanan Indonesia meskipun kehilangan penglihatan pada tahun 2015.

“Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada Tuhan. Saat ini, saya tidak bisa melihat dunia. Tetapi dunia dapat melihat apa yang saya lakukan untuk negara dan bangsa saya,” kata Murjiati setelah menerima penghargaan.

Murdijati Gardjito menerima Lifetime Achievement Award dari Ubud Food Festival di pembukaan gala pada 25 April | Foto: Ni Komang Erviani / Jakarta Post
info gambar

Untuk tahun kelima, UFF menampilkan 36 demo memasak di dua tahap, 23 acara khusus, 15 kelas master, 23 forum makanan, tur makanan, acara anak-anak, musik live, pemutaran film dan lebih dari 75 kios. Bertema "Spice Up the World", festival ini dikatakan sebagai cara terbaik untuk membuat identitas kuliner Indonesia dikenal.

“Bagian dari misi kami adalah menyajikan makanan Indonesia dari seluruh nusantara,” kata pendiri dan direktur festival, Janet DeNeefe.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Artha Ardana Sukawati menyatakan penghargaannya untuk festival tahunan, yang telah membantu mempromosikan masakan Bali lokal.

“Kami berharap festival ini dapat mempromosikan Bali sebagai tujuan kuliner,” kata Sukawati dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh koperasi daerah dan kepala badan usaha kecil dan menengah, I Gede Indra Dewa Putra.


Sumber: Jakarta Post

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini