Mahasiswa UM Ciptakan Program P3 Untuk Kelompok PKK Desa Kemiri

Mahasiswa UM Ciptakan Program P3 Untuk Kelompok PKK Desa Kemiri

KRUDOPER TEAM : Nur Indah Agustina, Wayan Ainur Rokhim, Arfia Regita Dyan Pradana, Siti Khoirunnisa, Rifqon Hakiki © Dok. Penulis

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Lima mahasiswa Universitas Negeri Malang ciptakan program P3 sebagai bentuk aktivasi peran mahasiswa dengan sasaran kelompok PKK Desa Kemiri.

Ketua tim, Nur Indah Agustina, mengungkapkan terciptanya program P3 berawal dari kegiatan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh organisasi intra kampus yang diikutinya.

Salah satu kegiatan yang diselenggarakan yakni pelatihan pembuatan permen susu di Desa Kemiri, Kecamatan Jabung.

Desa Kemiri sebagai desa dengan penghasil susu sapi terbesar di Kabupaten Malang memiliki potensi untuk dikembangkan. Namun karena terbatasnya pengetahuan, teknologi, dan akses jaringan, membuat hasil susu sapi perah dijual begitu saja tanpa diolah.

Kondisi inlah yang melatarbelakangi Ketua Tim mencetuskan P3 sebagai program pemberdayaan masyarakat melalui kelompok PKK Desa Kemiri.

P3 (Pendampingan, Produksi, dan Pemasaran) merupakan program pelatihan komplet yang terdiri dari rangkaian sosialisasi modul P3, pelatihan pembuatan 3 produk unggulan berupa krupuk susu, dodol susu dan permen susu, pelatihan pengemasan, pemasaran, dan pembukuan, hingga pendampingan perizinan usaha.

Modul dan desain kemasan telah dibuat oleh Krudoper Team yang diketuai oleh Indah sebagai pencetus program P3. Selain itu, Krudoper Team juga membuat jenama program bernama “Prodes Kemiri” yang artinya program Desa Kemiri dan merek produk bernama “SUKMIR” singkatan dari Susu Khas Kemiri.

Merek yang disebut terakhir berupa olahan susu dengan tiga produk unggulan yang, memiliki rasa khas ndeso-nya yakni rasa wedang bajigur, ronde, kolak pisang, pecel, dan geprek ayam.

Pelatihan Pembukuan dilakukan secara manual dan online. Manual dilakukan dengan menggunakan buku besar dan online dilakukan dengan mengaplikasikan Microsoft Excel.

“Kendala terbesar yang kami alami ialah pada proses pemasaran karena terbatasnya jaringan juga jauhnya jarak desa kami menuju ke kota,” ungkap Ibu Tumiasih selaku Ketua PKK di sambutannya pada pembuakaan acara sosialisasi program P3 yang pertama (19/4).

Pemasaran yang dilakukan agar dapat memudahkan kelompok PKK yakni dengan mencari mitra toko oleh-oleh, baik di Kabupaten Malang dan di Malang Kota maupun di Kota Batu.

Selain pemasaran secara langsung, Krudoper Team juga berinisiatif untuk melatih kelompok PKK agar bisa melakukan pemasaran secara online yakni di Tokopedia dan Shopee yang bisa menjual produk di seluruh bagian Indonesia.

Tak hanya sampai di pemasaran, program P3 yang diusung oleh Krudoper Team akan berlanjut hingga sosialisasi alur pengurusan PIRT untuk usaha dan penentuan masa expired produk.

Program P3 ini didukung oleh Ibu Mulyani selaku owner Dea Bakery yang telah memiliki 20 outlet serta Coach Dr. Fahmi The First Indonesian International Total Leader Coach Certified, dari LMI- Meyer, Texas, USA.

Prodes Kemiri telah diperkenalkan melalui akun Instagram yakni @prodes_kemiri dan akan dikomersialkan produk-produk SUKMIR melalui media sosial seperti Facebook, Tokopedia, dan Shopee.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Bangkitkan Perekonomian Masyarakat Sumberwaru Melalui Budidaya Ikan Kerapu Sebelummnya

Bangkitkan Perekonomian Masyarakat Sumberwaru Melalui Budidaya Ikan Kerapu

Pawai Hadrat di Kaimana, Tradisi Rayakan Idulfitri Tanpa Sekat Selanjutnya

Pawai Hadrat di Kaimana, Tradisi Rayakan Idulfitri Tanpa Sekat

Nur Indah Agustina
@indah

Nur Indah Agustina

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.