YBM PLN Resmikan Masjid Cahaya di Kepulauan Mentawai

YBM PLN Resmikan Masjid Cahaya di Kepulauan Mentawai

Peresmian Masjid Cahaya dengan YBM PLN © YBM PLN

"Berkat izin Allah, dalam kurun tidak lebih sembilan bulan masjid ini dapat berdiri tegak. Semoga syiar dakwah Islam di Mentawai semakin benderang berkat aktivitas sosial dan ibadah yang dilakukan di masjid indah ini," ucap Wiluyo Kusdwiharto, selaku Direktur Regional Sumatra PT. PLN Persero pada kegiatan Peresmian Masjid Cahaya di Kepulauan Mentawai.

Seluruh kebutuhan biaya pembangunan masjid senilai 1 miliar berasal dari ikhtiar Program Sosial Dakwah Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN dengan ditambah dukungan karyawan PLN se-Sumatra Barat, serta semangat bergotong royong masyarakat muslim di Mentawai khususnya.

Selain meresmikan masjid pertama di empat kilometer pertama Pulau Sipora Utara Kabupaten Mentawai, YBM PLN juga ikut memberikan bantuan pemberdayaan ekonomi berupa pembangunan sarang walet di Islamic Center Pulau Siberut yang diserahkan oleh GM PLN UIW Sumbar, Bambang Dwiyanto.

"Kami keluarga besar PLN memiliki tekad bahwa bila telah selesai dalam satu pekerjaan maka segera beralih ke pekerjaan selanjutnya. Setelah kami menerangi masyarakat dengan cahaya listrik, maka melanjutkan dengan menerangi jiwa dengan kenikmatan beribadah di masjid yang layak dan aman. Ini semua berkat amanah zakat seluruh karyawan PLN di seluruh Indonesia melalui YBM PLN," tegas Bambang dalam kata sambutannya.

Ikhtiar Menjejak Manfaat YBM PLN bersama PLN Peduli di Kepulauan Mentawai sepanjang Selasa 14 Mei 2019 merupakan bagian dari Safari Ramadan keluarga besar PLN bersama Direktur Regional di Provinsi Sumatra Barat.


Sumber: YBM PLN

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Nyadran, Tradisi Unik Masyarakat Jawa Sambut Ramadhan Sebelummnya

Nyadran, Tradisi Unik Masyarakat Jawa Sambut Ramadhan

Merayakan Keberagaman dengan Jamuan dari Hutan Selanjutnya

Merayakan Keberagaman dengan Jamuan dari Hutan

0 Komentar

Beri Komentar