Rute Baru JA Connexion Telah Diluncurkan, Berikut Jadwal dan Tarifnya

Rute Baru JA Connexion Telah Diluncurkan, Berikut Jadwal dan Tarifnya

Bus JA Connexion © Sumber: Polaromot

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) secara resmi meluncurkan rute bus Jabodetabek Airport Connexion (JA Connexion) dan rute bus Jabodetabek Residences Connexion (JR Connexion) di Serpong, Tangerang Selatan pada hari Rabu dalam upaya untuk meningkatkan layanan transportasi umum.

"JA Connexion melayani rute bolak-balik dari Scientia Square Park dan Summarecon Serpong ke Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang sedangkan JR Connexion melayani rute dari Scientia Square Park ke Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan,” kata kepala BPTJ Bambang Prihartono menjelaskan.

Layanan bus tersebut ditujukan untuk memikat orang untuk menggunakan layanan transportasi umum dan tidak menggunakan kendaraan pribadi mereka masing-masing.

Scientia Square Park | Sumber: Bunda Mazaya, Bila dan Adreena

Bus JA Connexion akan berhenti di Scientia Square Park, Jl. Scientia Boulevard, Boulevard Gading Serpong, Jl. Raya Kelapa Gading, Jl. Raya Serpong, Jl. Jalur Sutera BSD, tol Kunciran 2, tol Jakarta-Bogor, Jalan Lingkar Luar Jakarta Barat (JORR - Jakarta Outer Ring Road), tol Sedyatmo, dan Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Sepuluh bus dioperasikan untuk rute tersebut, empat melayani JA Connexion dan enam melayani JR Connexion. Akan ada bus yang tersedia setiap 30 menit.

Armada JR Connexion | Sumber: detikNews

JR Connexion dari Scientia Square Park ke Stasiun Lebak Bulus beroperasi setiap hari mulai pukul 05:45 pagi hingga 08:30 pagi, sedangkan rute kembali beroperasi mulai pukul 5:00 sore hingga 8:15 malam.

JA Connexion dari Scientia Square Park ke Soekarno-Hatta beroperasi dari jam 5:00 pagi hingga 8:00 malam. dan perjalanan kembali beroperasi mulai pukul 06:15 pagi hingga 9:15 malam.

Tarif untuk JR Connexion ditetapkan seharga Rp 15.000 dan Rp 35.000 untuk JA Connexion.

"Penumpang disediakan fasilitas seperti koneksi internet gratis, outlet pengisian daya, dan kursi yang dapat direbahkan,” kata Bambang.


Catatan kaki: Jakarta Post

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang25%
Pilih Tak PeduliTak Peduli25%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau50%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

MATA Project, Kolaborasi Seniman Musik Indonesia dan Italia Sebelummnya

MATA Project, Kolaborasi Seniman Musik Indonesia dan Italia

Suhu Hingga Minus 7 Derajat Celcius, Mengapa Embun Beku Dieng Datang Lebih Awal? Selanjutnya

Suhu Hingga Minus 7 Derajat Celcius, Mengapa Embun Beku Dieng Datang Lebih Awal?

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.