Menulis, Cara Menginspirasi dan Mengharumkan Negeri

Menulis, Cara Menginspirasi dan Mengharumkan Negeri
info gambar utama

Aku mulai terjun ke dunia literasi sekitar akhir tahun 2017 yang lalu, mengikuti berbagai pelatihan menulis, baik menulis fiksi dan non fiksi. Tujuan awal menulis ingin menghasilkan karya seperti penulis novel perempuan yang saya kagumi.

Berawal dari Indcript dan IIDN, di sanalah titik awal langkahku menulis. Indscript dan IIDN merupakan komunitas yang memfasilitasi penulis untuk berkarya, bahkan untuk seorang penulis pemula sepertiku.

Bulan April tahun 2018 yang lalu, ketika memutuskan ingin mengirim artikel ke media daring, aku memang belum mengikuti pelatihan menulis artikel.

Mengenai cara menulis artikel dan mengirimkan tulisan ke media daring, kupelajari sendiri dari Google. Buatku ilmu tentang menulis bisa dari mana saja jalannya, meski tak mengikuti pelatihan.

Sebelumnya, aku hanya melihat seorang penulis yang sering membagikan artikelnya di media sosial, yaitu di Facebook. Ada keinginan menerbitkan tulisan sendiri juga saat itu.

Meski hanya berteman via Facebook, aku berinisiatif menyapa dan bertanya mengenai ilmu kepenulisan dengannya. Alhamdulillah responnya baik, aku pun banyak belajar darinya. Kuamati artikel yang dibuatnya, bahasanya tidak berbelit-belit dan mudah dipahami.

Aku pun mencoba sendiri daftar menjadi kontributor media daring. Kupelajari bagaimana cara mengirimkan tulisan dan membuat sendiri artikel perdana untuk dikirimkan ke sana.

Ketika artikel pertama diterbitkan, aku merasa bahagia karena tulisanku dimuat media. Setiap hari mencari inspirasi menulis dan mencoba mengirimkan artikel ke sana, meski harus rela mengambil jatah istirahat, karena pada saat itulah anakku sudah terlelap dan ibunya bisa menulis dengan bebas.

Setelah beberapa kali artikelku diterbitkan media, aku pun meng-upgrade diri dengan mengikuti pelatihan lanjutan mengenai bagaimana caranya menjebol media. Ilmu kepenulisan menjadi bertambah dan aku semakin bersemangat menulis.

Tiada hari tanpa menulis, rasanya aku bahagia bisa berbagi pemikiran lewat tulisan. Selain kategori traveling, aku juga menyukai hot news, berita viral, juga menuliskan kisah inspiratif tentang sosok hebat seseorang yang menurutku menginspirasi dan layak untuk dibagikan kepada pembaca.

Bagiku, penulis perempuan harus mampu menginspirasi pembacanya dengan berbagi hal baik yang membanggakan negerinya.

Aku senang menuliskan sebuah prestasi perempuan Indonesia yang mengharumkan Indonesia. Beberapa tulisanku yang dimuat media merupakan kisah nyata dari hidup mereka yang layak diangkat dan dibaca oleh orang banyak.

Dengan menulis, aku membagikan pesan kehidupan lewat kisah seseorang. Ada kisah inspratif seorang arsitek perempuan Indonesia dan lulusan S2 di Belgia bernama Vidya Spaey, yang memilih melepaskan tawaran menggiurkan demi membangun desa di negerinya.

Ada juga kisah dua mahasiswi asal Bandung yang berhasil menaklukan Puncak Gunung Everest, gunung tertinggi di dunia, menjadi kabar baik yang membanggakan Indonesia.

Perjuangan atlet panjat tebing perempuan yaitu Anies Susanti Rahayu berhasil mengharumkan nama bangsa dengan meraih medali emas untuk Indonesia.

Ada juga kabar baik dari atlet pencak silat yang meraih medali emas terbanyak sepanjang sejarah Asian Games.

Good News From Indonesia (GNFI) merupakan situsweb berita yang menghadirkan kabar baik untuk bangsa. Founder GNFI yaitu Akhyari Hananto ingin juga menginspirasi pembaca dengan tulisan yang positif dan membanggakan Indonesia.

Ya, menuliskan cerita tentang mereka yang membanggakan Indonesia adalah caraku untuk menginspirasi dan mengharumkan negeri. Perempuan penulis harus mampu berkontribusi untuk Indonesia lewat tulisan-tulisannya. Kuniatkan produktivitas menulis untuk menebar kebaikan dan menginspirasi pembaca.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

LY
AI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini