Inilah 10 Negara Paling Kompetitif di Asia Pasifik. Di Mana Peringkat Indonesia?

Inilah 10 Negara Paling Kompetitif di Asia Pasifik. Di Mana Peringkat Indonesia?

Ilustrasi © Unsplash.com

IMD belum lama ini merilis World Competitiveness Ranking 2019, daftar negara-negara paling kompetitif di dunia pada 2019. Dari daftar tersebut, terlihat Singapura memuncaki peringkat. Negara kecil tetangga Indonesia tersebut bertengger di peringkat I negara paling kompetitif di dunia, naik 2 peringkat dibandingkan tahun 2018, diikuti Hongkong di peringkat 2. Tingkat daya saing Indonesia tercatat naik 11 poin ke peringkat 32 dunia pada tahun 2019. Tahun 2018, daya saing Indonesia tercatat pada posisi 43 dunia. Di Asia, kenaikan ini yang paling pesat dibanding negara-negara lain.

IMD sendiri menyatakan bahwa Indonesia adalah negara dengan kenaikan daya saing paling pesat di kawasan Asia. Ini terjadi berkat peningkatan efisiensi di sektor pemerintahan dan perbaikan infrastruktur serta kemudahan berusaha.

"Kawasan Asia Pasifik tumbuh menjadi sumber daya saing. Sebanyak 11 dari 14 negara memperbaiki atau mempertahankan posisi mereka, dipimpin oleh Singapura dan Hong Kong pada pucuk peringkat global," lanjut IDM.

Di Asia Tenggara, Indonesia masih kalah dari Singapura (1), Malaysia (22), dan Thailand (30). Raksasa ekonomi Asia, Jepang, terpantau turun 5 poin ke posisi 30 pada tahun 2019 ini. Penurunan itu disebabkan merosotnya kondisi ekonomi, kondisi utang pemerintah, dan melemahnya iklim usaha.

IDM menyusun peringkat daya saing negara berdasarkan 4 kategori, yakni kinerja perekonomian, infrastruktur, efisiensi pemerintah, dan efisiensi bisnis. Negara yang memiliki peringkat daya saing terbaik mencatat nilai tertinggi dalam 4 kategori tersebut.

Berbagai sumber

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang80%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi20%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Ngemil Pun Bisa Mengasah Kreativitas! Sebelummnya

Ngemil Pun Bisa Mengasah Kreativitas!

Peringati Hari Gunung Sedunia, Mapala UMN Terapkan Konsep Less Waste Pada Pendakian Perdananya Selanjutnya

Peringati Hari Gunung Sedunia, Mapala UMN Terapkan Konsep Less Waste Pada Pendakian Perdananya

Akhyari Hananto
@akhyari

Akhyari Hananto

http://www.goodnewsfromindonesia.org

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to understand it. My banking career continued in Yogyakarta when I joined in a program funded by the Asian Development Bank (ADB),as the coordinator for a program aimed to help improve the quality of learning and teaching process in private universities in Yogyakarta. When the earthquake stroke Yogyakarta, I chose to join an international NGO working in the area of ?disaster response and management, which allows me to help rebuild the city, as well as other disaster-stricken area in Indonesia. I went on to become the coordinator for emergency response in the Asia Pacific region. Then I was assigned for 1 year in Cambodia, as a country coordinator mostly to deliver developmental programs (water and sanitation, education, livelihood). In 2009, he continued his career as a protocol and HR officer at the U.S. Consulate General in Surabaya, and two years later I joined the Political and Economic Section until now, where i have to deal with extensive range of people and government officials, as well as private and government institution troughout eastern Indonesia. I am the founder and Editor-in-Chief in Good News From Indonesia (GNFI), a growing and influential social media movement, and was selected as one of The Most Influential Netizen 2011 by The Marketeers magazine. I also wrote a book on "Fundamentals of Disaster Management in 2007"?, "Good News From Indonesia : Beragam Prestasi Anak Bangsa di dunia"? which was luanched in August 2013, and "Indonesia Bersyukur"? which is launched in Sept 2013. In 2014, 3 books were released in which i was one of the writer; "Indonesia Pelangi Dunia"?, "Indonesia The Untold Stories"? and "Growing! Meretas Jalan Kejayaan" I give lectures to students in lectures nationwide, sharing on full range of issues, from economy, to diplomacy

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.