Dan Ibukota Jawa Barat Pun Akan Berpindah Ke ....

Dan Ibukota Jawa Barat Pun Akan Berpindah Ke ....

Ilustrasi © Unsplash.com

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berencana mengikuti jejak Presiden Jokowi yang memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Emil, sapaan karib Ridwan, juga berencana memindahkan ibu kota Jabar dari Kota Bandung ke daerah lain.

Seperti dilansir oleh Detikcom, Kang Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil, menyatakan bahwa rencana tersebut telah mendapat persetujuan dari DPRD Jabar untuk dilakukan kajian. Hal itu berdasarkan paripurna terakhir DPRD periode 2019-2024.

Ia menuturkan alasan pemindahan ini tak berbeda dengan pemindahan ibu kota negara Jakarta ke Kaltim. Menurutnya Kota Bandung sudah tidak ideal lagi menjadi pusat pemerintahan Jabar.
"Pada dasarnya secara fisik Kota Bandung sama seperti Jakarta, sudah tidak cocok lagi melayani pusat pemerintahan. Contohnya kantor-kantor pemerintahan cekclok (terpisah) dan tidak produktif," ucapnya.

Pemprov Jawa Barat sendiri sedang mengkaji tiga wilayah yang berpeluang menjadi ibu kota provinsi yang baru. Ketiga wilayah tersebut yaitu Rebana (Cirebon, Patimban, Majalengka), Tegalluar (Kabupaten Bandung) dan Walini (Kabupaten Bandung Barat).

Segitiga Rebana | Tribun Jabar
Segitiga Rebana | Tribun Jabar

Kang Emil sendiri menyatakan bahwa semua kemungkinan terkait perpindahan ibu kota provinsi butuh kajian yang mendalam. Sehingga pihaknya akan menilai lokasi yang minim risiko, aksesibilitas, tingkat ekonomi, ketersediaan air dan lain-lain.

Selain itu, ada Kertajati yang diproyeksikan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) segitiga Rebana (Cirebon-Subang-Majalengka). Terlebih dengan adanya Bandara Kertajati atau pengembangan Aero City dan cukup dekat dengan Pelabuhan Patimban Subang.

Pilih BanggaBangga17%
Pilih SedihSedih8%
Pilih SenangSenang8%
Pilih Tak PeduliTak Peduli54%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau13%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Panen Gotong Royong di Green House My Darling Kampung Pulosari Sebelummnya

Panen Gotong Royong di Green House My Darling Kampung Pulosari

Ternyata Obat Virus Corona Terinspirasi dari Indonesia Selanjutnya

Ternyata Obat Virus Corona Terinspirasi dari Indonesia

Akhyari Hananto
@akhyari

Akhyari Hananto

http://www.goodnewsfromindonesia.org

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to understand it. My banking career continued in Yogyakarta when I joined in a program funded by the Asian Development Bank (ADB),as the coordinator for a program aimed to help improve the quality of learning and teaching process in private universities in Yogyakarta. When the earthquake stroke Yogyakarta, I chose to join an international NGO working in the area of ?disaster response and management, which allows me to help rebuild the city, as well as other disaster-stricken area in Indonesia. I went on to become the coordinator for emergency response in the Asia Pacific region. Then I was assigned for 1 year in Cambodia, as a country coordinator mostly to deliver developmental programs (water and sanitation, education, livelihood). In 2009, he continued his career as a protocol and HR officer at the U.S. Consulate General in Surabaya, and two years later I joined the Political and Economic Section until now, where i have to deal with extensive range of people and government officials, as well as private and government institution troughout eastern Indonesia. I am the founder and Editor-in-Chief in Good News From Indonesia (GNFI), a growing and influential social media movement, and was selected as one of The Most Influential Netizen 2011 by The Marketeers magazine. I also wrote a book on "Fundamentals of Disaster Management in 2007"?, "Good News From Indonesia : Beragam Prestasi Anak Bangsa di dunia"? which was luanched in August 2013, and "Indonesia Bersyukur"? which is launched in Sept 2013. In 2014, 3 books were released in which i was one of the writer; "Indonesia Pelangi Dunia"?, "Indonesia The Untold Stories"? and "Growing! Meretas Jalan Kejayaan" I give lectures to students in lectures nationwide, sharing on full range of issues, from economy, to diplomacy

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.