Indonesia Masuk dalam Daftar Negara dengan Destinasi Ramah Wanita Muslim 2019

Indonesia Masuk dalam Daftar Negara dengan Destinasi Ramah Wanita Muslim 2019

Ilustrasi: wanita muslim menikmati minuman di kafe halal (sumber : pexels)

Setiap tahunnya, CrescentRating (lembaga pemeringkat internasional yang melakukan penilaian sesuatu yang terkait dunia wisata berdasarkan kehalalan), yang bekerjasama dengan Mastercard, merilis peringkat daftar negara dengan destinasi wisata yang ramah untuk wanita muslim (muslim female-friendly). Pada laporan terbarunya, Indonesia masuk dalam 10 besar daftar negara tersebut.

Diterbitkan pada 17 Oktober 2019, laporan tersebut berisi hasil survei lebih dari 3000 responden wanita muslim. Survei tersebut berisi mudahnya untuk menemukan fasilitas khusus wanita muslim, seperti: kafe dengan makanan halal, tempat ibadah, spa, kolam, pantai, salon kecantikan, ruang khusus yang semuanya khusus wanita.

Termasuk tur sejarah islami, persiapan sahur dan iftar (berbuka puasa) ketika ramadhan, kebersihan toilet dengan air yang cukup untuk berwudhu.

Pada laporan tersebut juga menyebutkan bahwa wanita muslim adalah segmen yang memiliki pertumbuhan tercepat di pasar pariwisata global. Hal ini disebabkan naiknya pendapatan, pendidikan yang lebih baik, dan peningkatan pemberdayaan untuk berwisata.

Berikut adalah peringkat negara-negara destinasi wisata yang ramah untuk wanita muslim:

--

Sumber : Business Insider

Pilih BanggaBangga33%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau67%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Dramatis! Gelar Pertama untuk Praveen/Melati Sebelummnya

Dramatis! Gelar Pertama untuk Praveen/Melati

Hadiah dari Napoleon Bonaparte Ada di Museum Tertua di Kota Solo Selanjutnya

Hadiah dari Napoleon Bonaparte Ada di Museum Tertua di Kota Solo

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

Writer

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.