Keunikan Rumah Adat Suku Baduy

Keunikan Rumah Adat Suku Baduy

Inilah Rumah Adat suku Baduy ©rumahadatindonesia.blogspot.com

Rumah adat merupakan bangunan yang mempunyai ciri khas terkait dengan budaya dari tiap-tiap suku yang ada di Indonesia. Di Indonesia begitu banyak rumah adat yang mewakili suku dan adat istiadat dari masing-masing daerah. Salah satunya adalah Suku Baduy, suku asli masyarakat Banten yang memiliki rumah adat Sulah Nyanda.

Secara umum rumah adat Baduy memilki gaya bangunan seperti rumah panggung. Bahan yang bisa digunakan untuk bangunan rumah adat Baduy adalah bambu. Rumah adat Badui merupakan simbol kesederhanaan dari masyarakatnya. Adapun keutamaan yang ingin didapat dari bangunan rumah ini adalah fungsi perlindungan dan kenyamanan. Selain itu semangat kekeluargaan di suku Baduy masih sangat kental, sehingga dalam proses pembangunan rumah adat Badui melibatkan warga sekitar dengan cara gotong royong.

Proses gotong royong membangun rumah adat | sumber: netizenku.com

Rumah adat Baduy pada umumnya memiliki struktur bangunan yang tinggi menyerupai rumah panggung. Hal ini dikarenakan kontur tanah yang biasa dihuni oleh suku Baduy yang tidak rata. Untuk menyesuaikan dengan keadaan ini, maka pada bagian yang miring ataupun tidak rata dan bergelombang maka biasanya masyarakat Badui meletakkan batu kali yang ditumpuk.

Fungsi utama dari batu ini adalah sebagai penyangga bangunan yang dikhawatirkan tanahnya bergerak ataupun longsor. Rumah adat Baduy dibangun dengan mengikuti kontur tanah tempat didirikannya bangunan. Hal inilah mengapa orang Badui seringkali disebut sangat menjaga kelestarian lingkungan.

Sebagian besar dan bahkan seluruh bagian dari rumah adat ini menggunakan material yang seluruhnya berasal dari alam. Tentu saja dengan tetap mempertimbangkan kelestarian alam dengan menggunakan seperlunya saja. Seluruh bangunan rumah tinggal suku Baduy menghadap ke utara-selatan dan saling berhadapan. Menghadap ke arah barat dan timur tidak diperkenankan berdasarkan adat yang berlaku di perkampungan suku Baduy.

Bagian atap dari rumah adat Baduy ini terdiri atas daun yang disebut dengan Sulah Nyanda. Nyanda memiliki makna bersandar dalam posisi tidak lurus namun agak merebah ke arah belakang. Hal ini terlihat dari posisi Sulah Nyanda yang dibuat panjang dan memiliki derajat kemiringan yang lebih rendah di bagian kerangka di bawah atap. Bagian bilik rumah dan pintu dibuat dari anyaman bambu.

Anyaman ini disusun dan dianyam secara vertikal yang dikenal dengan nama sarigsig. Teknik ini dibuat berdasarkan perkiraan saja dengan tidak diukur terlebih dahulu. Adapun untuk keamanan rumah, maka pemilik rumah biasanya membuat dua buah kayu yang disusun menjadi palang sehingga bisa ditarik dan didorong dari bagian luar rumah.

Batu sebagai penyeimbang | sumber: youtube.com

Lumrahnya, setiap rumah adat yang dibangun pasti memiliki kekhasan tersendiri baik dari segi fisk ataupun fungsinya. Begitu pula dengan rumah adat Banten Sulah Nyanda yang memiliki berbagai ciri khas yang unik yang membedakan dengan rumah adat lainnya.

Berikut ini beberapa ciri khas rumah adat Sulah Nyanda:

  • Rumah dibangun dengan model rumah panggung, sehingga bagian bawah tak menyentuh permukaan tanah.
  • Penyangga untuk pondasi rumah adat Banten menggunakan batu yang menyangga setiap tiang.
  • Bahan baku rumah adat ini didominasi oleh material kayu, berlaku juga untuk bagian dindingnya.
  • Umumnya bangunan memiliki dua bagian atap, kiri dan kanan. Atap bagian kiri biasanya memiliki bentuk yang lebih panjang dari pada atap kanan.
  • Bagian atapnya menggunakan material daun kelapa atau ijuk.
  • Seluruh rumah adat Baduy ini dibangun tanpa jendela.
  • Material lantai dibangun menggunakan potongan-potongan bambu.


Catatan kaki:

Rumah adat suku baduy | Suku Baduy | Rumah Berkonsep Aturan Adat Khas Suku Baduy

Pilih BanggaBangga67%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau33%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Payakumbuh, Kampung dengan Puluhan Jenis Rendang Sebelummnya

Payakumbuh, Kampung dengan Puluhan Jenis Rendang

Osvaldo Haay di Ambang Rekor Top Skor SEA Games 2019 Selanjutnya

Osvaldo Haay di Ambang Rekor Top Skor SEA Games 2019

Fikri Abdul Karim
@fikriabdulkarim

Fikri Abdul Karim

Panggil aja Zaqi, kalau mau tau lebih Follow Instagram, Twitter, dan Facebooknya gaes. Hobby ku Nge Game. Terutama PUBG di Invite ya : SVR | Akagami

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.