Evan Dimas Selalu Cetak Gol di 3 Edisi SEA Games

Evan Dimas Selalu Cetak Gol di 3 Edisi SEA Games

Evan Dimas © Alvino Hanafi/Goal.com

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

  • Sejak pertama kali bermain di SEA Games 2015, Evan Dimas selalu cetak gol di 3 edisi beruntun.
  • Di SEA Games 2015 Evan mencetak 4 gol, di 2017 satu gol, dan sejauh ini di 2019 mengoleksi 2 gol.
  • SEA Games tahun ini terasa lebih spesial karena inilah final SEA Games pertama Evan Dimas.

Bersamaan dengan dipastikannya timnas U-23 Indonesia lolos ke final SEA Games 2019 cabor sepak bola putra, seorang pemain Garuda Muda juga mencatat prestasi tersendiri. Dia adalah Evan Dimas, yang selalu mencetak gol di tiga edisi SEA Games beruntun.

Pemain berposisi gelandang ini pertama kali bermain di SEA Games edisi 2015. Pada turnamen yang digelar di Singapura itu, Evan Dimas mencetak 4 gol dan menjadi pemain tersubur Indonesia. Ia hanya kalah produktif dari tiga pemain yang masing-masing mencetak 5 gol yakni Sithu Aung (Myanmar), Chananan Pombuppha (Thailand), dan Vo Huy Toan (Vietnam).

Meski demikian, Evan gagal mengantarkan Indonesia ke final. Di semi-final Garuda Muda dikalahkan Thailand dengan skor telak 0-5, dan angka itu kembali terulang di perebutan tempat ketiga melawan Vietnam.

BACA JUGA: Indonesia Kesebelasan Tersubur di Fase Grup SEA Games 2019

Kemudian di SEA Games 2017 Malaysia, Evan Dimas hanya mencetak satu gol. Satu-satunya kesempatan ia mencatatkan nama di papan skor didapat di pertarungan medali perunggu, dengan membuka kran gol Indonesia ke gawang Myanmar. Indonesia menang 3-1 dan berhak menempati peringkat tiga.

Lalu yang terbaru adalah malam ini (7/12), di SEA Games 2019 Filipina. Sama seperti tahun 2017, Evan sama sekali tidak mencetak gol di fase grup, tapi namanya kembali tercantum di daftar top skor saat memasuki babak gugur.

Sepasang gol Evan Dimas menjadi pembuka dan penutup kemenangan Indonesia atas Myanmar dengan skor 4-2. Agak berbeda dengan gol-gol sebelumnya, gol Evan kali ini terasa lebih spesial karena menjadi penentu kelolosan Indonesia ke final setelah 6 tahun lamanya.

BACA JUGA: SEA Games 2019: Indonesia ke Final Lagi Setelah 6 Tahun!

Terakhir kali Indonesia masuk final SEA Games cabor sepak bola putra adalah di tahun 2013. Saat itu Evan Dimas masih di timnas U-19, belum dipromosikan ke U-23.

Jadi, final kali ini juga menjadi partai puncak pertamanya bersama Garuda Muda, walau ia sudah bukan termasuk kategori "muda" lagi, karena didaftarkan sebagai pemain senior.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Pemuda Indonesia: Harapan dan Tantangan di Masa Depan Sebelummnya

Pemuda Indonesia: Harapan dan Tantangan di Masa Depan

Kontingen Garuda UNIFIL Bantu Korban Ledakan Beirut, Lebanon Selanjutnya

Kontingen Garuda UNIFIL Bantu Korban Ledakan Beirut, Lebanon

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.