Ketika Pemilu Kalah Populer dari Sebuah Lagu

Ketika Pemilu Kalah Populer dari Sebuah Lagu

Sampul video klip Cinta Luar Biasa © Youtube HITS Records

Terimalah lagu ini dari orang biasa
Tapi cintaku padamu luar biasa
Aku tak punya bunga aku tak punya harta
Yang kupunya hanyalah hati yang setia
Tulus padamu

Itulah penggalan lirik lagu “Cinta Luar Biasa” karya Andmesh Kamaleng yang berhasil menjadi penelurusan terpopuler nomor satu di Google sepanjang tahun 2019.

Hal tersebut resmi diumumkan oleh Google pada acara Year in Search 2019: Melihat Kilas Balik 2019 melalui Pencarian Google, pada Rabu (11/12) di Beer Hall, SCBD, Jakarta.

Semua yang datang merasa tidak menyangka, pasalnya, saat mereka ditanya, “Siapa yang akan menjadi penelurusan trending nomor satu Google sepanjang 2019?, rata-rata menjawab "Pemilu 2019".

Pembawa acara Reza Chandika mengumumkan Cinta Luar Biasa sebagai kata kunci terpopuler di 2019 | Foto: Dessy Astuti/GNFI

Nyatanya, lagu “Cinta Luar Biasa”-lah yang menjadi terpopuler pertama di Google Indonesia sepanjang 2019.

Tidak hanya “Cinta Luar Biasa”, lagu “Hanya Rindu” karya ketiga Andmesh pun juga masuk dalam urutan kelima penelusuran lagu terpopuler di Google Indonesia sepanjang tahun 2019.

Pada acara tersebut, penyanyi kelahiran 1997 ini tidak dapat hadir dan memberikan ucapan terima kasih lewat sebuah video yang ditunjukkan kepada para hadirin yang datang.

Cuplikan video Andmesh mengucapkan rasa terima kasih | Foto: Dessy Astuti/GNFI

Video berdurasi kurang lebih dua menit itu berisi rasa syukur dan ucapan terima kasih Andmesh, karena lagunya berhasil menjadi penelusuran terpopuler nomor satu di Google Indonesia sepanjang 2019.

“Saya ucapkan terima kasih untuk semua yang sudah mendengarkan dan mengapresiasi lagu Cinta Luar Biasa, serta untuk para Andmeshia penggemar setia yang terus mendukung,” tutur Andmesh dalam video tersebut.

Di akhir video, Andmesh mengajak masyarakat Indonesia untuk terus mendukung musisi dan karya musik Indonesia, serta untuk bisa menikmati karyanya dengan membeli albumnya yang tersedia di salah satu gerai makanan cepat saji.

Cinta Luar Biasa” sendiri memiliki suatu makna yaitu berkisah tentang rasa cinta yang luar biasa terhadap seseorang, cinta yang tulus dan mendalam, serta meminta agar orang itu mau menerima cinta darinya.

Menurut Google, hasil tersebut diperoleh berdasarkan penelurusan sampai dengan 28 November 2018 dan mengalami peningkatan dalam periode yang berkelanjutan hingga tahun 2019 dibanding pada tahun 2018.

Kepopuleran lagu “Cinta Luar Biasa” ternyata tak hanya di Indonesia tapi juga sudah mendunia. Hal tersebut terbukti dengan dikavernya lagu tersebut oleh dua anggota boyband Korea NCT 127, Haechan dan Doyoung, dan sudah ditonton 7 juta kali.

Tidak hanya oleh mereka, YouTuber wanita bersuara merdu asal Belanda, Emma Heesters, juga menyanyikan ulang lagu tersebut dalam versi bahasa Inggris dan ditonton sebanyak dua juta kali di YouTube.

Penyanyi jebolan Rising Star Indonesia musim kedua ini merasa bangga, karena lagunya dapat dikenal dan dinyanyikan oleh musisi luar negeri. Lewat lagu ini pula, ternyata keberkahan datang kepada Andmesh.

Pada November 2019 lalu, lagu “Cinta Luar Biasa” berhasil pula masuk dalam nominasi Anugerah Musik Indonesia (AMI) Award 2019 untuk lima kategori.

Pertama, dinominasikan sebagai Artis Solo Pria Pop Terbaik. Kedua, untuk Faisal Resi sebagai Pencipta Lagu Pop Terbaik. Ketiga, untuk Aldi Nada Permana sebagai Penata Musik Pop Terbaik. Keempat, masih untuk Aldi Nada Permana sebagai Bidang Penunjang Produksi Produser Rekaman Terbaik. Lalu kelima, dinominasikan sebagai Karya Produksi Terbaik.

Hasilnya adalah, lewat lagu itu Andmesh berhasil raih penghargaan “Artis Solo Pria Pop”.

Tak sampai di situ, penghargaan yang diterima Andmesh lewat lagu “Cinta Luar Biasa” tidak hanya dalam negeri. Masih di tahun yang sama, Desember 2019, Andmesh Kamaleng dinobatkan sebagai Best Asian Artist di Mnet Asian Music Awards (MAMA) 2019.***

Pilih BanggaBangga67%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau33%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Mendidik Pemuda Tanggap Demokrasi Sebelummnya

Mendidik Pemuda Tanggap Demokrasi

Bersenyawa dengan Kukila: Harmoni Hidup antara Manusia dengan Kukila di Hutan Kemuning Selanjutnya

Bersenyawa dengan Kukila: Harmoni Hidup antara Manusia dengan Kukila di Hutan Kemuning

Dessy Astuti
@desstutt

Dessy Astuti

Literasi-kata.blogspot.com

Si penyuka buku, bakso, dan kucing.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.