Menyambut Museum Nabi Muhammad di Depok

Menyambut Museum Nabi Muhammad di Depok
info gambar utama
  • Museum Nabi Muhammad akan dibangun di Depok, tepatnya di Kampus UIII.
  • Museum ini rencananya dibangun di tiga kota, dan Indonesia satu-satunya yang berada di luar Arab Saudi.
  • Pembangunan diperkirakan selesai pada 2024.

Museum Nabi Muhammad SAW akan dibangun di tiga kota, salah satunya di Indonesia. Lokasi yang dipilih adalah komplek Universitas Islam Indonesia Internasional (UIII) di Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Indonesia sendiri merupakan tempat pertama di luar Arab Saudi yang terpilih sebagai lokasi pembangunan museum. Negara kita dipilih lantaran jumlah pemeluk agama Islam yang sangat banyak.

Dua tempat lainnya di Museum Shirah Nabawiyah (Madinah) dan Museum Assalamu Alayka Ayyuha An-Nabiyy (Mekah).

Rencananya pembangunan museum ini rampung pada 2024. Perencanaannya sedang berjalan dan dibantu pemerintah Arab juga. Untuk desainnya diserahkan ke pengelola di Indonesia.

"Kami tinggal menunggu kesiapan pihak Indonesia. Selepas pertemuan ini, seharusnya sudah langsung kerja. Kita semua sudah siap,” ucap Ketua Yayasan Wakaf Assalam, Nashir Az-Zahroni, dikutip dari RMOL Jatim.

Nashir juga berharap museum ini tidak hanya diakses oleh masyarakat Muslim Indonesia, tapi juga non-muslim untuk dapat merasakan toleransi umat Muslim dan ajaran Islam yang agung dan mulia.

Nashir dan tim mengaku selama 13 tahun telah mengumpulkan semua naskah, manuskrip, benda-benda peninggalan Nabi Muhammad SAW dari seluruh penjuru dunia. Nantinya itu semua akan ditampilkan di Museum Rasulullah.

"Pemerintah, para arsitek, masyarakat, semua bahu-membahu tanpa pamrih mendukung pembangunan museum. Mereka semua tak mengharap balasan di dunia, melainkan ridha dari Allah SWT,” ujar Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia, Syafruddin, saat pertemuan yang menayangkan rancangan awal Museum Rasulullah.

Rencana pembangunan Museum Nabi Muhammad SAW ini juga mendapat respon positif dari mantan wakil presiden RI, Jusuf Kalla. Saat masih menjabat wapres, beliau berpesan agar museum ini memuat aspek masuknya ajaran Islam ke Indonesia secara damai.

Kampus UIII saat ini masih dalam progres pembangunan multi years. Proyek ini sempat terkendala karena pembebasan lahan, sehingga mundur sekitar 10 bulan.

"Ini kan multi years pembangunan ini Jadi pembangunan dari tahun 2019, 2020, 2021, 2022 terakhir 2024 karena multi years. Perkejaan yang lebih dari satu tahun. Tapi karena pembebasan lahan tahap awal terjadi kemunduran sekitar 10 bulan," terang Kepala Biro Umum Kementerian Agama Republik Indonesia, Syafrizal, dikutip dari akurat.co.

Pembangunan kampus UIII sekarang memasuki tahap satu dimulai dari gedung rektorat, fakultas, asrama, dan rumah profesor. Selanjutnya akan dibangun infrastruktur jalan, drainase, dan jaringan.

Referensi: rmoljatim | akurat.co | TribunPalembang

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini