Telah Dibuka! Rute Udara Intra-Lampung Pertama di Indonesia

Telah Dibuka! Rute Udara Intra-Lampung Pertama di Indonesia
info gambar utama

Maskapai penerbangan Wings Air pada Jumat (7/2) meresmikan rute udara Intra-Lampung pertama di Indonesia, yang menghubungkan Tanjung Karang dan Krui.

Jadwal keberangkatan Wings Air di rute ini tiga kali seminggu, tiap Senin, Rabu, dan Jumat. Dari Bandara Raden Inten II, Tanjung Karanf (TKG), Wings Air lepas landas pukul 10.00 WIB, dan mendarat di Bandara Muhammad Taufik Kiemas, Krui (TFY) pukul 10.30 WIB.

Untuk penerbangan kembali, Wings Air mengudara dari Krui pukul 10.50 WIB dengan nomor IW-1295, kemudian waktu kedatangan di Tanjung Karang dijadwalkan pada 11.20 WIB.

"Wings Air mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh tamu atau penumpang perdana atas piihan terbang bersama Wings Air. Diharapkan, ketersediaan layanan ini mampu mempermudah akses kebutuhan perjalanan udara khususnya intra Lampung," ungkap Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan resminya.

Wings Air menggunakan pesawat model ATR 72 untuk melayani rute ini. Kapasitasnya 72 kursi kelas ekonomi dengan tata letak 2-2. Harga tiketnya sekitar Rp400 ribu sekali jalan.

Pembukaan rute Lampung - Krui (PP) | Foto: Dok. Wings Air
info gambar

Krui adalah destinasi kedua di Lampung dan kedelapan di Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel) yang diterbangi Wings Air.

Jaringan Tanjung Karang – Krui – Tanjung Karang menyediakan keuntungan bagi pebisnis dan wisatawan dengan kemudahan koneksi penerbangan (connecting flight).

Bagi travelers berasal dari Krui dan sekitar, melalui Tanjung Karang sebagai kota transit bisa melanjutkan penerbangan ke Bengkulu, Batam, Medan, Jambi, Padang, Pekanbaru, Aceh, Palembang, Pangkalpinang, Jakarta, Bandung, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, Denpasar, Lombok, Kuala Lumpur, Singapura, dan Bangkok.

Bandar Lampung sebagai ibu kota Lampung yang menghadap ke Teluk Lampung menawarkan daya pikat beragam objek wisata bagi kalangan travelers.

Untuk pencinta bahari, pantai Tirtayasa, Mutun, Queen Artha dan Kelapa Rapat adalah pilihan terbaik khusus menenangkan diri, karena bernuansa tenang.

Bagi yang hobi sejarah, Museum Lampung sangat ideal untuk tujuan pendidikan dengan aneka benda budaya serta peninggalan penjajahan. Untuk wisata religi, bisa mengunjungi Masjid Agung Al-Furqon terbesar di provinsi ini.

Ikon Lampung lainnya juga bisa dijumpai di Kabupaten Pesisir Barat, dikenal menyuguhkan spot instagramable “surga para peselancar” di antaranya Ujung Bocur yang sangat tersohor berombak tinggi dan panorama memukau.

Waktu terbaik surfing di sini, disarankan antara April hingga Oktober. Selain itu, kunjungi Batu Guri berciri khas pantai landmark batu karang di tengah laut. Setiap pelancong akan mudah menemukan penyu yang menepi.**

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini