Destinasi Tersembunyi di Desa Wisata Cibuluh

Destinasi Tersembunyi di Desa Wisata Cibuluh

Pemandangan Desa Cibuluh dari Saung Mulan © Triana/GMFI

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Indonesia raya membentang dari Sabang di ujung barat, hingga Merauke di ujung timur dengan menyimpan sejuta pesona. Sebagai negara yang kaya akan budaya dan alam, banyak destinasi yang dikenal luas maupun terselip.

Saat ini, destinasi yang sering terekspos tidak jauh dari tempat wisata yang menyajikan berbagai pemandangan cantik, seperti pantai, gunung, kawah, pulau, dan sebagainya.

Jawa Barat ialah salah satu daerah yang menjadi destinasi paling sering dikunjungi oleh para wisatawan lokal maupun asing. Mulai dari wisata alam hingga wisata edukatif semua tersedia di sana.

Tak ada yang menyangka, bahwa sebuah desa ternyata berpotensi menjadi tempat wisata dengan menyimpan panorama dari sudut pandang yang berbeda. Bukan hanya dari alamnya, namun juga dari potret kehidupan masyarakatnya. Seperti halnya Desa Cibuluh.

Desa ini berada di Kabupaten Subang, Jawa Barat, tepatnya di ketinggian 650 meter dari permukaan laut. Itu berarti menandakan bahwa desa ini berada di daerah pegunungan.

Desa Wisata Cibuluh mempunyai total luas wilayah 563,298 Ha termasuk di dalamnya terdapat perkampungan, persawahan, perkebunan, pemakaman, perkantoran, dan prasarana umum lainnya. Mayoritas masyarakat hidup dengan bertani, berladang, dan produksi rumahan.

Desa ini mempunyai banyak usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang dikelola oleh warga desa itu sendiri, seperti menjual rengginang, pisang sale, pakreng, opak, kelontong, bandrek, manisan pepaya, dan masih banyak lagi.

Selain menjual makanan dan minuman, masyarakat juga aktif membuat produk-produk kerajinan dari bambu sebagai cindera mata. Desa wisata ini juga mendirikan Saung Mulan sebagai daya tarik wisatanya. Saung Mulan dirancang sebagai tempat ternyaman untuk bersantai bagi para pendatang sembari jajan makanan khas desa ditemani dengan secangkir bandrek.

Caption (Sumber Gambar)
Suasana saung Desa Wisata Cibuluh | Foto: pewartaamatir.com

Saung Mulan juga dibangun untuk tempat pengenalan budaya sunda di Desa Cibuluh. Nama Saung Mulan diartikan sebagai saung menatap bulan. Sebagaimana pemandangan yang ada terutama pada malam hari, memang tempat ini paling cocok untuk menatap keindahan bulan di malam hari.

Desa Wisata Cibuluh dilalui oleh tujuh sungai, yaitu Sungai Cikembang, Sungai Citeureup, Sungai Cilandesan, Sungai Cinyaro, Sungai Cileat, Sungai Cikaruncang, dan Sungai Cipunagara.

Ketujuh sungai itu menjadi salah satu keajaiban di desa ini yang membantu meningkatkan produktifitas hasil pertanian, dan juga menjadi daya tarik wisata dengan menyediakan wahana arum jeram.

Desa ini juga menyediakan Tepas Seuweu sebagai tempat yang cocok untuk berburu cindera mata, dari olahan ukiran bambu. Untuk pengunjung yang lebih suka camping juga bisa mengunjungi Pasir Kidang Malang yang diapit oleh Sungai Cileat, dan Sungai Cikaruncang.

Setiap tahunnya warga aktif menggelar beberapa atraksi, seperti festival tujuh sungai, atraksi komunitas hong melalui permainan rakyatnya, dan masih banyak lagi.

Desa wisata ini juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas desa yang akan membuat nyaman para pengunjung, mulai dari homestay, warung, kantor desa, sekolah, klinik, hingga lapangan olahraga. Bahkan, tak jarang di desa ini sering diadakan turnamen bola antar kampung.

Akses ke Desa Cibuluh lumayan jauh dari kota, namun masih bisa untuk dijangkau. Selain itu, kondisi jalannya pun cukup baik untuk dilalaui bus, motor, mobil, dan angkutan lainnya.

Dari Kota Bandung menunju Desa Cibuluh bisa dilalui dengan mengendarai Elf, angkot, ataupun mobil pribadi dengan memakan waktu kurang lebih tiga jam perjalanan. Mudah, bukan?

Apakah Kawan GNFI tertarik untuk berkunjung?*

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau100%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Makam Terluas Se-Asia tenggara Ada di Indonesia Lho ! Sebelummnya

Makam Terluas Se-Asia tenggara Ada di Indonesia Lho !

Pentingnya Narasi Bijak Para Pejabat Publik Selanjutnya

Pentingnya Narasi Bijak Para Pejabat Publik

Triana Septiani
@trianaseptiani

Triana Septiani

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.