Putra Daerah Membangun Deklarasi Janji Bangun Daerah di 34 Provinsi

Putra Daerah Membangun Deklarasi Janji Bangun Daerah di 34 Provinsi
info gambar utama

Forum Putra Daerah Membangun melakukan beberapa kegiatan pada Sabtu (12/9) lalu. Kegiatan yang dihadiri oleh anggota PDM di 34 provinsi ini memiliki serangkaian acara, antara lain PDM Summit, PDM Fest, dan Book launching.

Pada pembukaan PDM Summit, Koordinator Umum Putra Daerah Membangun Dr. Muhammad Reza Syariffudin Zaki, S.H.,MA, AWP, CIQnR, CRMO yang akrab disapa Zaki menyampaikan bahwa PDM sudah tersebar di 34 Provinsi sejak didirikan pada tahun 2015 silam.

PDM juga telah memberikan dampak kepada lebih dari 1 juta orang di Indonesia melalui kekaryaan di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, pertanian, perikanan, pariwisata, industri kreatif, dan masih banyak lagi.

“PDM pun telah melaksanakan sejumlah kegiatan, seperti PDM Summit, PDM Fest, PDM Talk, Badan Usaha Milik PDM, dan PDM Academy,” ujar Zaki.

Kegiatan yang juga berkolaborasi dengan berbagai macam organisasi atau komunitas, salah satunya Rumah Millenials ini dipandu oleh Marcella Mamengko, Ismi Ariniawati, Najmuddin Somadi, dan Simon Simorangkir.

Foto: Rumah Millenials
info gambar

Di akhir acara PDM Summit, para anggota PDM di 34 Provinsi membacakan Deklarasi Janji Bangun Daerah yang dipimpin oleh Baban Sarbana. Deklarasi Janji Bangun Daerah berisi sebagai berikut.

Atas Berkat Rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, Kami, Putra-Putri Daerah Se-Indonesia Raya berjanji:

  1. Kami Putra-putri Indonesia mengaku Bertanah air satu, tanah air daerah saya dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI);
  2. Kami Putra-putri Indonesia bertekad melestarikan bahasa daerah dan menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia;
  3. Kami Putra-putri Indonesia bertekad mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi;
  4. Kami Putra-putri Indonesia dengan sepenuh jiwa dan raga berjanji untuk membangun bangsa dan negara dengan memandirikan pemuda pemudi desa, mendayakan desa dan menjayakan Indonesia;
  5. Kami Putra-putri Indonesia mengedepankan asas gotong royong, menjaga Komitmen, inisiatif, dan konsisten pada diri sendiri, bangsa, dan tanah air beta.

Seperti yang sudah disampaikan di atas, PDM memiliki serangkaian acara. Berikutnya ialah PDM Fest yang dihadiri oleh 18 tokoh nasional, seperti Risa Santoso (Rektor Termuda di Indonesia & Rektor Institut Asia Malang), Nadjib (CEO Berdesa), Dwi Purnomo (Founder The Local enablers), Faldo Maldini (Politisi), Nur Agis Aulia (Anggota DPRD Kota Serang), Bambang Setiawan (Kepala Desa Bakung Kidul), Zaini Alif (CEO Komunitas Hong), Asep Kambali (Sejarawan/Pendiri Komunitas Historia Indonesia), Alfatih Timur (CEO Kitabisa.com), Drs H Sutedjo (Bupati Kulonprogo), Panji Aziz (CEO Isbanban Foundation), Dr. H. Dony Ahmad Munir (Bupati Sumedang), Wahyu Aji (CEO GNFI), Fero Ferizka (CEO ID Next Leader & Rektor Universitas Mahakarya Asia), Choirul Anam (Koordinator PPI Dunia), Aries Mufti (Ketua Desa Emas), Fiki Satari (Ketua Umum ICCN), dan Adi Wahyu Adji (Direktur Rumah Kepemimpinan).

“Acara ini berlangsung sangat menarik karena antusiasme begitu tinggi dari para peserta yang tidak hanya berasal dari PDM,” ujar Adzkia, Ketua Panitia acara.

Di samping itu, PDM juga melaksanakan Book Launching Buku Desa Butuh Lo Sob yang diterbitkan oleh KPG Gramedia pada tahun 2020 ini. Bersamaan dengan acara tersebut, PDM juga menghadirkan para penulis, antara lain Reza Zaki, Goris Mustaqim, Gamal Albinsaid, Taufan Akbari, Naomi Suzuki, Charina, Dasril Guntara, Ariani, Shidarta, Albertus Soegeng, dan Angga Fauzan.

Buku ini juga menjadi manual book pembangunan komunitas kewirausahaan sosial di desa dan kota. Sudah banyak kepala daerah yang menjadikan buku ini sebagai rujukan dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) agar mampu berkembang signifikan dalam menciptakan unit-unit usaha strategis dan berdampak.*

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini