Sejarah Hari Ini (6 Oktober 1957) - Karapan Sapi Pertama di Jombang

Sejarah Hari Ini (6 Oktober 1957) - Karapan Sapi Pertama di Jombang
info gambar utama

Karapan sapi (sering ditulis juga kerapan sapi, dalam bahasa Madura: karapan sapèh) merupakan istilah untuk menyebut perlombaan pacuan sapi yang berasal dari Pulau Madura, Jawa Timur.

Pada perlombaan ini, sepasang sapi yang menarik semacam kereta dari kayu (tempat joki berdiri dan mengendalikan pasangan sapi tersebut) dipacu dalam lomba adu cepat melawan pasangan-pasangan sapi lain.

Karapan sapi dilaksanakan setelah menuai hasil panen padi atau tembakau. Sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta atas hasil panen.

Puncak perlombaan karapan sapi biasanya berlangsung pada bulan September - Oktober,

Biasanya Pulau Madura terutama Kota Pamekasan menjadi ramai untuk menyelenggarakan pesta balap sapi tahunan tersebut.

Namun ada kalanya perlombaan balap sapi dengan jarak 100 meter itu diselenggarakan di luar Madura.

Pada 6 Oktober 1957 misalnya, para joki karapan sapi menyeberang ke Pulau Jawa demi adu kecepatan, di Jombang, Jawa Timur.

Mengutip laporan Star Weekly terbitan 12 Oktober 1957, perlombaan karapan sapi yang pertama kalinya digelar di Jombang itu dimenangkan H. Moh. Tajib dari Madura.

Tidak jelas berapa hadiah yang diterima sang juara.

Lain daripada itu disebutkan ada keuntungan dari perlombaan karapan sapi tersebut sebesar Rp 64.497,50 yang digunakan untuk mendirikan gedung SMP.

---
Referensi: Star Weekly | Mohammad Kosim, "Kerapan Sapi; "Pesta" Rakyat Madura (Perskpektif Historis-Normatif)"

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini