Sejarah Hari Ini (14 Oktober 1978) - Peluncuran Kereta Api Senja Utama Solo

Sejarah Hari Ini (14 Oktober 1978) - Peluncuran Kereta Api Senja Utama Solo
info gambar utama

Kereta api Senja Utama Solo diluncurkan Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA, kini PT KAI) di Stasiun Balapan, Solo/Surakarta, Jawa Tengah, pada 14 Oktober 1978.

Peluncuran KA yang melayani trayek pulang pergi Stasiun Solo Balapan hingga Stasiun Gambir, Jakarta, ini diresmikan oleh Direktur Utama PJKA Ir. Pantiarso.

Rangkaian kereta Senja Utama Solo yang saat itu terhitung baru dibuat dan dikirim langsung dari pabrik Gosa, Yugoslavia.

Dikutip dari Kompas dan Suara Merdeka, tarif menumpang KA dengan kelas bisnis ini ialah Rp 2.500 untuk dewasa dan Rp 1.700 untuk anak-anak.

Sesuai dengan namanya, KA ini berangkat pada waktu senja atau petang hari. Jam keberangkatannya dari Solo yakni pukul 17.30 WIB dan tiba di Stasiun Gambir pada 06.05 WIB.

Adapun stasiun yang disinggahi KA Senja Utama Solo ialah Klaten, Yogyakarta, Wates, Kutoarjo, Kebumen, Gombong, Kroya, Purwokerto, Cirebon, Jatinegara sampai Gambir.

Sifat kereta api Senja Utama ini adalah terbatas (limited), dengan rangkaian 5 BW berkapasitas tempat duduk 350 orang, 1 CFW untuk restorasi dan 1 DPW untuk barang dan bagasi.

Rangkaian kereta tersebut memiliki ciri khas, yaitu jumlah jendela sebanyak delapan buah pada satu sisi—jumlah jendelanya kemudian disesuaikan seperti kereta bisnis lain.

Sampai saat ini KA Senja Utama Solo masih beroperasi di mana pada 2016 menyediakan layanan kelas eksekutif.

---

Referensi: Kompas.com | Suara Merdeka

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini