Daftar 10 Negara Terbaik untuk Memulai Bisnis, Apakah Indonesia Termasuk?

Daftar 10 Negara Terbaik untuk Memulai Bisnis, Apakah Indonesia Termasuk?
info gambar utama

Perlu adanya pertimbangan dan perencanaan yang matang sebelum memulai atau membuka suatu bisnis. Biaya dan lokasi bisnis pun juga menjadi salah satu faktor penting yang perlu dipertimbangkan. US News membuat daftar Best Countries to Start a Business 2020 atau negara terbaik untuk memulai bisnis, diambil dari hasil survei berbasis persepsi global dan peringkat negara berdasarkan skor dari hampir 6.000 para pembuat keputusan bisnis.

Ada lima aspek yang menjadi bahan pertimbangan, yakni biaya yang terjangkau, birokrasi, biaya manufaktur yang rendah, terhubung ke seluruh dunia, dan akses mudah ke ibukota. Kemudian masing-masing indikator akan memiliki skor akhir mulai dari 0 hingga 100. Dari daftar tersebut, tujuh dari sepuluh negara Asia masuk mendominasi daftar ini, termasuk Indonesia. Berikut 10 negara-negara terbaik untuk memulai bisnis tahun 2020 menurut US News.

  1. Thailand

GDP: $505,0 miliar

GDP PER CAPITA, PPP $19,484

Populasi: 69,4 juta

Biaya terjangkau: 100,0

Birokratis: 12,0

Biaya manufaktur rendah: 98,8

Terhubung ke seluruh dunia: 26,6

Akses mudah ke ibu kota: 15,3

  1. Malaysia

GDP: $354,3 miliar

GDP PER CAPITA, PPP $31,311

Populasi: 31,5 juta

Biaya terjangkau: 92,5

Birokratis: 8,3

Biaya manufaktur rendah: 95,0

Terhubung ke seluruh dunia: 33,1

Akses mudah ke ibu kota: 17,7

  1. Cina

GDP: $13,6 triliun

GDP PER CAPITA, PPP $18,116

Populasi: 1,4 miliar

Biaya terjangkau: 74,5

Birokratis: 62,8

Biaya manufaktur rendah: 100,0

Terhubung ke seluruh dunia: 91,0

Akses mudah ke ibu kota: 42,4

  1. Singapura

GDP: $364,2 miliar

GDP PER CAPITA, PPP $101,387

Populasi: 5,6 juta

Biaya terjangkau: 14,6

Birokratis: 5,8

Biaya manufaktur rendah: 32,4

Terhubung ke seluruh dunia: 80,3

Akses mudah ke ibu kota: 54,9

  1. India

GDP: $2,7 triliun

GDP PER CAPITA, PPP $7,859

Populasi: 1,4 miliar

Biaya terjangkau: 92,4

Birokratis: 36,2

Biaya manufaktur rendah: 99,9

Terhubung ke seluruh dunia: 51,3

Akses mudah ke ibu kota: 15,8

  1. Filipina

GDP: $330,9 miliar

GDP PER CAPITA, PPP $8,943

Populasi: 106,7 juta

Biaya terjangkau: 92,4

Birokratis: 18,2

Biaya manufaktur rendah: 96,8

Terhubung ke seluruh dunia: 20,2

Akses mudah ke ibu kota: 8,7

  1. Meksiko

GDP: $1.2 triliun

GDP PER CAPITA, PPP $20,616

Populasi: 126,2 juta

Biaya terjangkau: 73,2

Birokratis: 24,0

Biaya manufaktur rendah: 70,0

Terhubung ke seluruh dunia: 42,7

Akses mudah ke ibu kota: 20,0

  1. Swiss

GDP: $705,5 miliar

GDP PER CAPITA, PPP $65,010

Populasi: 8,5 juta

Biaya terjangkau: 0,4

Birokratis: 8,8

Biaya manufaktur rendah: 0,1

Terhubung ke seluruh dunia: 86,1

Akses mudah ke ibu kota: 95,8

  1. Indonesia

GDP: $1,0 triliun

GDP PER CAPITA, PPP $13,234

Populasi: 267,7 juta

Biaya terjangkau: 97,8

Birokratis: 18,1

Biaya manufaktur rendah: 97,8

Terhubung ke seluruh dunia: 21,2

Akses mudah ke ibu kota: 9,3

  1. Kanada

GDP: $1,7 triliun

GDP PER CAPITA, PPP $49,690

Populasi: 37,1 juta

Biaya terjangkau: 7,7

Birokratis: 4,8

Biaya manufaktur rendah: 0,2

Terhubung ke seluruh dunia: 88,7

Akses mudah ke ibu kota: 79,7

Sumber: usnews.com



Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini