Deretan Film Indonesia yang Diadaptasi Langsung dari Webtoon

Deretan Film Indonesia yang Diadaptasi Langsung dari Webtoon
info gambar utama

Penulis: Rifdah Khalisha

Saat membaca cerita yang menarik, pernahkah Kawan berimajinasi jika sosok tersebut benar-benar hidup di dunia nyata? Bahkan, Kawan memikirkan visualisasi dari setiap adegan.

Tenang saja, rasa penasaranmu akan terjawab karena dunia perfilman Indonesia terus menciptakan warna baru bagi para penikmat film. Saat ini, banyak film yang mengangkat kisah dari karya sastra. Tak hanya novel, tetapi juga komik, termasuk webtoon atau komik daring yang sudah terkenal di kalangan anak muda.

Berikut film layar lebar Indonesia yang kisahnya berasal dari komik webtoon populer.

1. Si Juki The Movie (2017)

“Si Juki The Movie” merupakan sebuah film animasi yang tayang perdana pada 28 Desember 2017 lalu. Falcon Pictures mengangkat film ini dari karakter webtoon Si Juru Hoki (Juki) karya Faza Ibnu Ubaydillah atau Faza Meonk.

Film ini bercerita tentang Si Juki, selebriti yang tengah berada di puncak ketenarannya. Hingga suatu hari, ia membuat kesalahan sehingga masyarakat memusuhinya. Pada saat bersamaan, seorang ilmuwan meminta bantuan Si Juki untuk menghentikan meteor yang akan jatuh di bumi pertiwi ini. Ia pun terlibat dalam misi penyelamatan bersama bersama ilmuwan Badan Antariksa Seluruh Indonesia.

Alur cerita filmnya memang berbeda dengan webtoon yang lebih banyak menyentuh kehidupan sehari-hari Si Juki. Rumah produksi ini menggandeng 15 selebriti ternama sebagai pengisi suara karakter di film tersebut. Film adaptasi webtoon ini berhasil mendapat anugerah Piala Citra sebagai Film Animasi Terbaik' di Festival Film Indonesia (FFI) 2018.

2. Terlalu Tampan (2019)

"Terlalu Tampan" merupakan kolaborasi pertama antara Visinema Pictures dan Line Webtoon yang tayang pada 31 Januari 2019. Film bergenre remaja ini merupakan adaptasi dari cerita webtoon buatan Muhammad Ahmes Avisiena Helvin.

Sejak rilis pada 2015, webtoon Terlalu Tampan telah memikat jutaan pembaca. Bahkan, telah hadir dalam 3 bahasa berbeda. Webtoon ini pun sukses meraih penghargaan dalam acara Popcon Award 2017 untuk kategori komik (Webtoon of the Year).

Berbeda dengan film sebelumnya, "Terlalu Tampan" lebih memilih format live action. Sabrina Rochelle Kalangie, seorang sutradara muda berhasil meracik film ini dengan gaya komikal yang memikat.

Sesuai judulnya, film layar lebar ubu mengisahkan keluarga yang seluruh anggotanya berparas sangat tampan hingga merepotkan hidup mereka. Aktor muda Ari Irham membintangi tokoh utama bernama Kulin. Demi menghidupkan penampilan ‘terlalu tampan’ pada tokoh tersebut, ia rela berdandan selama 2 jam.

3. Eggnoid (2019)

Pada tahun yang sama, Visinema Pictures kembali merilis film adaptasi webtoon berjudul “Eggnoid” karya Archie The RedCat. Webtoon ini begitu populer, jutaan orang di beebrapa negara telah membacanya. Sementara filmnya, tayang serentak di bioskop tanah air pada 5 Desember 2019.

Menurut sang sutradara, Naya Anindita, film "Eggnoid" tidak sama persis dengan versi komik Webtoon. Film ini menceritakan keduanya dengan latar lebih dewasa, saat mereka telah menempuh perkuliahan. Morgan Oey memerankan tokoh utama bernama Eggy dan Sheila Dara Aisha memerankan tokoh bernama Ran.

Eggnoid memuat kisah Ran dan Eggy, ia Eggnoid dari masa depan. Lambat laun persahabatan mereka berubah menjadi cinta. Namun, Eggy punya aturan yang tak boleh ia langgar, termasuk jatuh cinta pada Ran karena akan membuatnya harus berpisah selamanya dan pulang ke masa depan.

Meski tak membaca webtoon aslinya, Kawan tetap bisa menikmati filmnya, kok. Terbukti, film tersebut berhasil menerima respon positif dan meraih penghargaan. Jadi, jangan memandang film adaptasi webtoon sebelah mata, ya!

Referensi: Kumparan | Antara News | CNN Indonesia

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini