Cerita Kota Bekasi yang Pernah Jadi Wilayah Kerajaan

Cerita Kota Bekasi yang Pernah Jadi Wilayah Kerajaan
info gambar utama

Penulis: Ega Krisnawati

#WritingChallenge#InspirasidariKawan#NegeriKolaborasi

Kota Bekasi adalah bagian dari Jakarta Metropolitan Area dan menjadi kota satelit dengan menjadi salah satu jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Dikenal sebagai 'Kota Patriot', Kota Bekasi juga diketahui sebagai kota dengan banyaknya pasar modern, mal, hingga gedung pencakar langit seperti di Jakarta. Beberapa pihak sempat menyebut Kota Bekasi berada di planet lain.

Sebutan tersebut bermula ketika masyarakat Kota Bekasi tidak mampu melihat gerhana matahari yang bisa dilihat oleh masyarakat di kota besar lainnya. Lantas, seperti apa asal mula kota ini?

Dilansir dari laman Kompas.com, istilah "Bekasi" memiliki arti dan nilai sejarah yang khas. Tidak hanya itu, saat ini Kota Bekasi berkembang menjadi tempat tinggal kaum urban dan sentra industri.

Baca Juga Awal Mula Kehadiran Tembakau di Indonesia

Kendati demikian, secara filosofis asal-usul nama Bekasi berawal dari kata "baghasasi" dan "candrabagha". Istilah tersebut tertulis di dalam Prasasti Tugu era Kerajaan Tarumanegara. Sementara istilah "candrabagha" dijadikan sebagai nama sungai yang melewati kota ini.

Menurut seorang ahli bahasa Sansekerta dan Jawa Kuno Poerbatjaraka, kata "chandra" berarti "bulan". Dalam bahasa Jawa Kuno kata "chandra" memiliki arti yang sama dengan kata Sasi. Sedangkan kata "Bhaga" berarti "bagian". Kata "Bhagasi" dalam pelafalan bahasa Belanda umumnya ditulis dengan "Bacassie". Kemudian, berubah menjadi Bekasi hingga kini.

Tak lepas dari sejarah Kerajaan Tarumanegara

Kota Bekasi | Foto: PSSI
info gambar

Sejarah Kota Bekasi rupanya tidak bisa dipisahkan dengan kejayaan Kerajaan Tarumanegara yang berdiri sejak abad ke-5 Masehi. Berdasarkan beberapa literatur, Bekasi adalah Ibukota dari Kerajaan Tarumanegara.

Dikutip dari laman Liputan 6, Kerajaan Tarumanegara merupakan salah satu kerajaan tertua di nusantara yang terkenal dengan Raja Purnawarman. Kala itu Bekasi sering disebut dengan nama Dayeuh Sundasembawa atau Jayagir.

Sejarah kejayaan Kerajaan Tarumanegara di Bekasi tertulis dalam Prasasti Tugu yang ditemukan di daerah Tugu, Cilincing, Jakarta Utara. Di dalam prasasti itu diceritakan tentang perintah Raja Purnawarman untuk menggali Sungai Candrabhaga atau Sungai Bekasi.

Penggalian itu ditujukan untuk mengairi sawah dan mencegah bencana banjir yang kerap kali melanda wilayah Kerajaan Tarumanegara. Setelah Tarumanegara runtuh pada abad ke-VII, terdapat kerajaan lain yang memiliki pengaruh cukup besar terhadap Bekasi, yaitu Kerajaan Padjadjaran.

Baca Juga Cerita Kejayaan NIAC Mitra yang Berhasil Kalahkan Arsenal

Hal ini dapat dilihat dari situs sejarah Batu Tulis di daerah Bogor. Dalam Batu Tulis tersebut disebutkan bahwa Bekasi adalah bagian dari wilayah Kerajaan Padjadjaran dan salah satu pelabuhan sungai yang ramai dikunjungi para pedagang.

Selain itu, Kota Bekasi juga menjadi saksi pendiri Kerajaan Sunda Maharaja Tarusbawa yang menurunkan raja-raja Sunda sampai generasi ke-40. Salah satunya Ratu Ragumulya, penguasa Pajajaran.

Tidak hanya Tarumanegara, sejumlah kerajaan lain juga pernah menjadikan Bekasi sebagai bagian dari wilayahnya. Misalnya Padjajaran, Sumedanglarang bagian dari Kerajaan Mataram, Segara Pasir, dan Jayakarta. Berdasarkan kabar yang beredar, Kerajaan Segara Pasir adalah kerjaan pertama yang ada di Bekasi jauh sebelum ada Kerajaan Tarumanagara.

Menurut UU Nomor 14 Tahun 1950, Kabupaten Bekasi terdiri dari empat kewedanaan dan 13 kecamatan. Jumlah tersebut sudah termasuk Kecamatan Cibarusah dengan 95 desa.

Sementara itu, jumlah tersebut secara simbolis diungkapkan dalam lambang Kabupaten Bekasi dengan motto 'Swatantra Wibawa Mukti'. Menurut laman Jabarpost, 'Swatantra Wibawa Mukti' diartikan sebagai "Daerah yang Mengurus Rumah Tangga Sendiri, Berpengaruh", dan Jaya-Makmur. Seiring berjalannya waktu, Kabupaten Bekasi pun memiliki Kota Administratif Bekasi pada 1981 dengan empat kecamatan, 18 kelurahan, dan delapan desa.

Kota Bekasi masa kini

Kota Bekasi | Foto: JejakPiknik
info gambar

Baca Juga Pesona Pantai Mbu'u dan Mitos Munculnya 3 Gunung Akibat Cinta Terlarang

Saat ini Kota Bekasi dipenuhi dengan lebih banyak mall. Salah satu mall yang paling terkenal di Bekasi adalah Summarecon Mall Bekasi.

Bahkan, Summarecon Mall Bekasi seringkali menjadi pintu masuk warga Jakarta yang baru saja datang ke Bekasi. Tidak hanya itu, di Bekasi juga telah banyak dipenuhi dengan perumahan. Kendati begitu, saat ini di Bekasi masih ada kampung yang asri lho Kawan.

Nah, untuk Kawan yang tinggal di Kota Bekasi sudah tahu belum kalau Kawan GNFI sedang mengadakan Writing Challange? Syarat dan ketentuannya simak melalui tautan ini, ya!*

Referensi: Jabarprov | Liputan6 | Kompas.com

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

KO
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini