Daftar 50 Desa Wisata Terbaik di Indonesia Tahun 2021

Daftar 50 Desa Wisata Terbaik di Indonesia Tahun 2021
info gambar utama

Selain diberkahi dengan potensi alam yang luar biasa, Indonesia juga memiliki beragam objek wisata sebagai daya tarik wisatawan. Salah satunya adalah desa wisata. Perlu diketahui bahwa Tanah Air memiliki ribuan desa wisata yang punya peranan penting dalam beberapa aspek, termasuk perkembangan ekonomi kreatif hingga terbukanya lapangan kerja baru.

Banyak desa wisata di Indonesia menyuguhkan paket lengkap untuk menyambut kedatangan turis, termasuk pesona alam di sekitarnya, nilai-nilai tradisi, hingga kebudayaan yang khas.

Dari tahun ke tahun, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pun telah berupaya mengembangkan desa wisata.

Pengembangan desa wisata ini juga merupakan usaha pemerintah daerah untuk terus mendorong masyarakat melestarikan berbagai potensi yang ada di daerahnya, baik itu potensi wisata alam, budaya, dan nilai-nilai kearifan lokal. Ada empat pilar yang jadi titik berat pada pengembangan desa wisata, yaitu pengelolaan atau manajemen, sosial budaya, ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan.

Mengintip Kehidupan Tradisional Masyarakat 4 Desa Adat di Pulau Lombok

Program Kemenparekraf

Salah satu program yang dibuat Kemenparekraf untuk mengapresiasi desa wisata adalah menyelenggarakan program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI).

ADWI merupakan ajang penghargaan untuk desa wisata yang punya prestasi dengan berbagai kriteria penilaian sesuai standar Kemenparekraf. Dengan dibuatnya acara ini bertujuan untuk menjadikan desa wisata di Tanah Air sebagai destinasi pariwisata kelas dunia dan punya daya saing tinggi.

Tahun ini, ADWI 2021 mengusung tema “Indonesia bangkit” yang diharapkan dapat mendorong semangat para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di desa wisata agar kembali bangkit di masa pandemi.

Pada kesempatan kali ini, ada 1.831 desa wisata yang mengikuti ADWI 2021. Sumatra Barat diketahui sebagai provinsi paling banyak mendaftarkan desa wisata (238 desa) kemudian disusul oleh Sulawesi Selatan (190 desa) dan Jawa Tengah (166 desa).

Dari ribuan desa yang mendaftar, telah dikurasi menjadi 300 desa terpilih, kemudian mengerucut sampai 100, dan kini telah terpilih 50 besar desa wisata terbaik.

Dalam hal penilaian, dihadirkan juri-juri sebanyak 15 orang, termasuk Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia, Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf, hingga influencer Atta Halilintar.

Pada dasarnya, ada tujuh kriteria yang jadi fokus penilaian, yaitu penerapan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability), desa digital, suvenir (kuliner, kriya), daya tarik wisata (alam, budaya, buatan), konten kreatif, homestay, dan toilet.

Desa Tete Batu Lombok Wakili Indonesia dalam Kompetisi Internasional

50 besar desa wisata terbaik di Indonesia

Aceh

  • Desa Wisata Nusa, Kabupaten Aceh Besar

Sumatra Utara

  • Desa Wisata Huta Tinggi, Kabupaten Samosir
  • Desa Wisata Tipang, Kabupaten Humbang Hasundutan

Sumatra Barat

  • Desa Wisata Sungai Batang, Kabupaten Agam
  • Desa Wisata Kampuang Minang Nagari Sumpu, Kabupaten Tanah Datar
  • Desa Wisata Apar, Kota Pariaman
  • Desa Wisata Saribu Gonjong, Kabupaten Lima Puluh Kota

Sumatra Selatan

  • Desa Wisata Ekowisata Burai, Kabupaten Ogan Ilir

Riau

  • Desa Wisata Koto Mesjid, Kabupaten Kampar

Lampung

  • Desa Wisata Rigis Jaya, Kabupaten Lampung Barat

Banten

  • Desa Wisata Cikolelet, Kabupaten Serang
  • Desa Wisata Sukarame, Kabupaten Pandeglang

DKI Jakarta

  • Desa Wisata Pulau Untung Jawa, Kabupaten Kepulauan Seribu
  • Desa Wisata Perkampungan Budaya Betawi, Kota Jakarta Selatan

Jawa Barat

  • Desa Wisata Alamendah, Kabupaten Bandung
  • Desa Wisata Saung Ciburial, Kabupaten Garut
  • Desa Wisata Cisande, Kabupaten Sukabumi
  • Desa Wisata Gegesik Kulon, Kabupaten Cirebon
  • Desa Wisata Selasari, Kabupaten Pangandaran
Mempelajari Kesederhaan di Desa Adat Kajang Ammatoa Bulukumba

Jawa Tengah

  • Desa Wisata Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara
  • Desa Wisata Sangiran, Kabupaten Sragen
  • Desa Wisata Pandanrejo, Kabupaten Purworejo
  • Desa Wisata Cikakak, Kabupaten Banyumas
  • Desa Wisata Sumberbulu, Kabupaten Karanganyar
  • Desa Wisata Karanganyar, Kabupaten Magelang

Jawa Timur

  • Desa Wisata Kampung Blekok, Kabupaten Situbondo
  • Desa Wisata Sanankerto, Kabupaten Malang
  • Desa Wisata Kampung Majapahit Bejijong, Kabupaten Mojokerto
  • Desa Wisata Ranupani, Kabupaten Lumajang
  • Desa Wisata Serang, Kabupaten Blitar
  • Desa Wisata Tamansari, Kabupaten Banyuwangi

Yogyakarta

  • Desa Wisata Kakilangit Mangunan, Kabupaten Bantul
  • Desa Wisata Rejowinangun, Kota Yogyakarta
  • Desa Wisata Tinalah, Kabupaten Kulon Progo
  • Desa Wisata Dewi Sambi, Kabupaten Sleman

Bali

  • Desa Wisata Carangsari, Kabupaten Badung
  • Desa Wisata Tenganan Pegringsingan, Kabupaten Karangasem

Nusa Tenggara Barat

  • Desa Wisata Sesaot, Kabupaten Lombok Barat
  • Desa Wisata Bonjeruk, Kabupaten Lombok Tengah
  • Desa Wisata Senaru, Kabupaten Lombok Utara

Nusa Tenggara Timur

  • Desa Wisata Detosoko Barat, Kabupaten Ende
  • Desa Wisata Wae Rebo, Kabupaten Manggarai

Sulawesi Selatan

  • Desa Wisata Kole Sawangan, Kabupaten Tana Toraja
  • Desa Wisata Ara, Kabupaten Bulukumba
  • Desa Wisata Lembang Nonongan, Kabupaten Toraja Utara

Sulawesi Tenggara

  • Desa Wisata Liya Togo, Kabupaten Wakatobi

Gorontalo

  • Desa Wisata Religi Bubohu Bongo, Kabupaten Gorontalo

Maluku

  • Desa Wisata Ngilngof, Kabupaten Maluku Tenggara

Papua

  • Desa Wisata Kampung Yoboi, Kabupaten Jayapura

Papua Barat

  • Desa Wisata Arborek, Kabupaten Raja Ampat

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dian Afrillia lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dian Afrillia.

DA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini