Bukan di Lombok, Objek Wisata Pantai Gili Juga Ada di Pulau Jawa

Bukan di Lombok, Objek Wisata Pantai Gili Juga Ada di Pulau Jawa
info gambar utama

Mendengar nama gili, kebanyakan orang akan langsung membayangkan pulau nan indah di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gili yang berarti pulau kecil memang terkenal berada di Lombok, seperti Gili Trawangan, Gili Air, Gili Meno, Gili Kedis, Gili Bidara, Gili Sudak, Gili Pasir, Gili Asahan, dan Gili Lawang.

Gili-gili di Lombok dikenal dengan keelokan alamnya, mulai dari pantai dengan pasir putih, terumbu karang alami, kekayaan biota laut, hingga pemandangan matahari terbit-terbenam yang eksotis. Ditambah lagi ada banyak olahraga air yang ditawarkan di sana, dari banana boat, kayak, paddleboard, hingga jetski.

Namun, rupanya wisata gili tak hanya ada di Lombok. Meski belum terlalu terkenal, rupanya di Pulau Jawa juga punya destinasi wisata pantai bernama Gili Ketapang. Soal keindahan alamnya, tak kalah dari yang ada di Lombok. Seperti apa pemandangan di Gili-nya Pulau Jawa?

Menjelajah Wisata Alam di Lembata NTT, Dari Pantai Sampai Dapur Alam

Daya tarik Gili Ketapang

Gili Ketapang merupakan desa dan pulau kecil di Selat Madura, tepatnya 8 km di lepas pantai utara Probolinggo. Lokasinya masuk ke dalam wilayah Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Pulau seluas 68 hektare ini termasuk padat penduduk karena dihuni sekitar 7.600 jiwa dan kebanyakan warga bekerja sebagai nelayan atau pedagang. Ketika mengunjungi pulau ini, Anda tak hanya akan bertemu sesama wisatawan tapi juga bisa berinteraksi dengan masyarakat setempat.

Pada awalnya, Gili Ketapang hanya dikenal sebatas tempat memancing. Karena nelayan masih menerapkan cara tradisional ketika melaut, kondisi laut di sana masih terjaga dengan baik. Banyak wisatawan yang gemar memancing mengunjungi pulau ini sampai akhirnya pariwisata di sana pun semakin berkembang. Ciri khas dari Gili Ketapang adalah ombaknya yang tenang dan air laut nan jernih.

Jika berminat memancing, pengunjung bisa menyewa kapal nelayan agar bisa sampai ke tengah laut. Untuk jenis ikan yang biasa ditangkap seperti kakap merah, kerapu, ikan dorang, malah kalau beruntung bisa juga mendapatkan ikan-ikan berukuran besar. Usai memancing, pengunjung bisa menikmati hasil tangkapan dengan membuat ikan bakar di atas kapal sambil menikmati pemandangan matahari terbenam.

Tak hanya memancing, pulau ini juga diberkahi dengan pantai berpasir putih yang bersih, ditambah kekayaan bawah laut yang menarik untuk dijelajahi dengan menyelam. Untuk melihat keindahan bawah laut, wisatawan bisa snorkeling dan melihat hamparan terumbu karang, juga berenang bersama ikan-ikan kecil, salah satunya ikan badut. Karena air laut cenderung tenang, wisatawan yang tidak terlalu jago berenang dan menyelam juga bisa tetap nyaman mengeksplorasi keindahan di bawah laut.

Setidaknya ada tiga spot snorkeling popuper di Gili Ketapang dan jaraknya pun hanya sekitar 100 meter dari pantai. Wisatawan juga dapat mendatangi spot foto bawah laut dengan balok segi empat bertuliskan "Selamat Datang Di Gili Ketapang" dan "Kapan Kamu Berkunjung Ke Gili Ketapang".

Selain berenang dan menyelam, wisatawan juga bisa menikmati pemandangan sekitar dari tepi pantai. Bahkan, di beberapa area warna pasir pantainya cenderung berwarna merah muda.

Pada masa pandemi, wisatawan yang ingin berkunjung ke Gili Ketapang dapat menggunakan aplikasi PeduliLindungi di Pelabuhan Tanjung Tembaga dan Pulau Gili Ketapang. Selain itu, wisawatan juga harus sudah dan melakukan vaksinasi Covid-19. Untuk yang ingin snorkelingpun tak perlu khawatir, karena dari pihak pemandu di setiap operator sudah mendapatkan vaksinasi lengkap.

Meski berwisata di alam, pengunjung tetap diwajibkan mengikuti protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun, dan sering mencuci tangan. Demi keamanan, wisawatan juga disarankan membawa perlengkapan snorkeling sendiri. Namun, jika tidak memilikinya, di sana juga telah disediakan banyak paket snorkeling yang dijamin kebersihannya dan wisatawan bisa menyewa tanpa bergantian dengan orang lain.

Untuk menuju Gili Ketapang, wisatawan bisa memulai perjalanan dari kota asal ke Probolinggo terlebih dahulu, baik itu menggunakan bus ke Terminal Bayu Angga Probolinggo atau naik kereta tujuan Stasiun Kereta Api Probolinggo. Dari sana bisa melanjutkan perjalanan dengan mikrolet ke Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo.

Selanjutnya, wisatawan dapat menggunakan perahu yang disewakan sampai ke Pulau Gili Ketapang dengan waktu tempuh sekitar satu jam. Tiket penyeberangan pun cukup terjangkau yaitu Rp10 ribu per orang. Namun, perlu diketahui bahwa kapal hanya beroperasi dari pukul 6 pagi hingga 6 sore saja.

Sebelum memasuki pulau, pemandangan dari kapal pun sungguh memesona. Pengunjung dapat melihat panorama pantai berpasir putih dengan air laut biru jernih. Ditambah dengan aktivitas warga setempat di tepi pantai yang sedang menangkap ikan, mengolah hasil tangkapan, hingga anak-anak yang sedang bermain di pantai.

Soal fasilitas, di sekitar pantai sudah tersedia toilet dan musala yang dapat digunakan wisatawan. Di sana juga banyak pilihan warung makan dengan menu andalan seperti ikan bakar.

Pantai dan Terumbu Karang Jadi Daya Tarik Unggulan Desa Pemuteran di Bali

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dian Afrillia lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dian Afrillia.

Terima kasih telah membaca sampai di sini