Ekshibisi dan Antusiasme Penggemar Otomotif yang Terobati Pasca Pandemi

Ekshibisi dan Antusiasme Penggemar Otomotif yang Terobati Pasca Pandemi
info gambar utama

Ekosistem otomotif tak hanya dunia namun juga Indonesia telah melalui masa lesu saat pandemi. Tak hanya dari segi industri, namun sarana pendukung seperti pameran yang biasanya jadi ajang pengenalan dan pendekatan ke calon konsumen atau penggemar otomotif nyatanya harus mengalami kendala serupa.

Baru mulai kisaran bulan April 2021 lalu, dua pameran terbesar mulai kembali digelar setelah sempat tertunda, yakni Indonesia International Motor Show (IIMS) dan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS).

Meski masih dilakukan dengan sejumlah ketentuan yang serba terbatas, namun antusiasme yang didapat kala itu bisa dibilang cukup tinggi, dan membuktikan jika peminat otomotif di Indonesia rindu akan kehadiran pameran otomotif yang dibutuhkan di tanah air.

Tidak hanya pameran otomotif skala besar, nyatanya pameran dalam skala lebih kecil juga tak kalah diminati dan cukup mengundang antusias bagi sebagian besar kalangan. Bahkan dengan skala tersebut, keunggulan dimiliki dengan terjalinnya ajang silaturahmi dan berkumpul bagi para komunitas otomotif tertentu secara lebih intens, jika dibandingkan dengan pameran otomotif di skala yang lebih besar.

Seperti salah satu event otomotif yang terselenggara belum lama ini, yaitu The 4th Indonesia Autovaganza 2022, yang berlangsung pada tanggal 4-5 Juni kemarin.

2.580 Kendaraan Terjual dengan Transaksi Senilai Rp1 Triliun di IIMS Hybrid 2021

Usung tema Newtro

Pameran kendaraan retro yang dipamerkan
info gambar

Meski hanya berlangsung selama dua hari, namun pameran otomotif ini berhasil menyulut gairah dan membangkitkan nostalgia berbagai kalangan. Baik bagi para penggemar otomotif, komunitas, sampai masyarakat yang memang sedang mencari produk terbaru.

Berdasarkan pantauan GNFI, pameran Indonesia Autovaganza 2022 sendiri mengusung tema "Newtro". Di mana tema tersebut bertujuan menggabung elemen klasik atau retro dengan kebaruan teknologi otomotif.

Tak hanya sebagai sarana hiburan, event otomotif ini juga menjadi sarana edukasi dari kedua elemen yang ingin diangkat. Diketahui jika para pengunjung bisa melihat langsung ragam kendaraan yang ditampilkan oleh beberapa pabrikan otomotif, yang sebagian besar hadir lengkap dengan fasilitas test drive untuk dijajal oleh calon konsumen.

Adapun beberapa merek otomotif yang dimaksud terdiri dari Daihatsu, Toyota, Honda, Hyundai, Jeep, Kia, Mitsubishi, dan Wuling.

Tak kalah menarik, edukasi dari segi kendaraan elektrifikasi (listrik) juga datang melalui ragam produk hybrid seperti Toyota Corolla Cross Hybrid dan Camry Hybrid. Ada juga ragam kendaraan dengan basis listrik murni mulai dari mobil listrik Hyundai IONIQ 5 hingga motor listrik Gesits.

Bagi para pencinta otomtoif bernuansa retro, terdapat ragam pameran mobil dan motor langka mulai dari BMW Alpina E30 Cabriolet, BMW 850ci, Ford Escort Cosworth RS, Mazda RX-7, Toyota Caldina Turbo, Toyota Sprinter Carib 4WD, Volkswagen Caravelle GL Short, dan Volvo 945.

Lain itu ada juga ragam jajaran skuter klasik yang sangat langka tak hanya di Indonesia, namun juga masuk kategori langka di dunia.

Serba-Serbi GIIAS, Pameran Otomotif Terbesar Asia Tenggara di Tahun 2021

Silaturahmi komunitas dan klub

Komunitas
info gambar

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, event ini juga menjadi sarana berkumpulnya para penggemar otomotif dari berbagai kalangan. Diketahui jika ada ratusan anggota baik dari komunitas motor dan mobil yang berkumpul di Indonesia Autovaganza 2022.

Dari komunitas roda dua misalnya, ada komunitas Riders Association of Triumph (RAT), HDCI Tangerang, Brotherhood Bikers Community (BBC), Vespa 60’s Jabodetabek, Honda CB150X Adventure Indonesia, dan Electric Scooter Owner Indonesia (ESOI).

Sementara komunitas kendaraan roda empat diramaikan oleh KOLEKSI (Komunitas Mobil Listrik Indonesia), Anak Muda Pecinta Mobil Classic (ASIC), Toyota Corolla Club, Retroforia, Volvo Club Indonesia, dan BMW E36 Owners Community.

Menurut Munawar Chalil, Group Editor In Chief and Publisher OTO Media Group--sebagai penggagas event, acara tersebut tak hanya sebatas ekshibisi produk dan menjadi sarana untuk mengumpulkan penggemar otomotif secara umum, pameran ini juga memiliki tujuan untuk mensosialisasikan teknologi terbaru seperti kendaraan listrik.

"Kami juga memberikan kesempatan pengunjung untuk melihat langsung seperti apa mobil listrik dan hybrid itu, sekaligus bisa mencoba dan merasakannya. Sambil memperlihatkan sejarah otomotif dunia melalui koleksi mobil retro dan motor klasik," jelasnya.

Pertumbuhan Industri Otomotif dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

SA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini