Intip Cara Melestarikan Budaya Sunda Melalui Komunitas Damas

Intip Cara Melestarikan Budaya Sunda Melalui Komunitas Damas
info gambar utama

#FutureSkillsGNFI

Indonesia merupakan negara yang terdiri dari ribuan pulau yang membentang dari sabang sampai Merauke. Kondisi inilah yang kemudian menjadi faktor adanya keankearagaman sehingga tercipta semboyan “Bhineka Tunggal Ika” yang memiliki arti berbeda-beda tapi tetap satu jua.

Kanekaragaman inilah yang kemudian dijadikan sebagai kekakyaan Indonesia. Karena berbagai macam suku, ras, dan bahasa. Adapun Suku bangsa yang tersebar di Indonesia, diantaranya: suku Jawa, Bugis, Bali, Batak, Sunda, dan lainnya.

Didalam kemajuan teknologi saat ini informasi dapat diakses dengan mudah sehingga kita dapat mengetahui budaya luar, namun dampak negatif dalam kemajuan tehnologi ini orang lebih menyukai budaya luar dibandig dengan budayanya sendiri. Maka dari itu komunitas Daya Mahasiswa Sunda ini menjadi sebuah wadah untuk kita agar lebih tau mengenai budaya Sunda.

Bentuk pelestarian kekayaan suku bangsa ini dilakukan oleh satu komunitas yang ada di Jawa Barat. Damas yaitu singkatan dari Daya Mahasiswa Sunda yang didirikan di Bandung pada tanggal 14 Oktober 1956. Tujuan didirikannya komunitas ini untuk mengangkat harkat derajat Ki Sunda untuk kejayaan Indonesia.

Tujuan yang dimiliki komunitas ini sebagai bentuk motivasi yang tinggi dengan intelektual para pemuda Sunda untuk ikut serta dalam melestarikan budaya Sunda dan berjuang untuk membangun kejayaan negara Indonesia di bidang kebudayaan, khususnya kebudayaan Sunda.

Adapun anggota yang tergabung dalam organisasi ini adalah mahasiswa yang ada di Jawa Barat terutama pemuda pemudi yang peduli akan budayanya agar tidak hilang begitu saja. Maka dari itu, Daya Mahasiswa Sunda ini melakukan berbagai cara untuk mempertahankan budayanya dengan melakukan acara rutinan. Diantaranya:

  1. Bidang kemahasiswaan, didalam bidang ini Damas melakukan berbagai macam kegiatan seperti latihan kepemimpinan, seminar kemasyarakatan, dan kebudayaan. hal ini dilakukan untuk menambah ilmu pengetahuan dalam pemertahanan budaya dari berbagai aspek.
  2. Bidang kemasyarakatan, didalam bidang ini Damas melakukan berbagai kegiatan salah satunya adalah mengadakan bakti sosial kepada masyarakat umum. Hal ini dilakukan untuk membangun kepedulian terhadap masyarakat lainnya.
  3. Bidang pembangunan, didalam bidang ino Damas merancang proses proses pembangunan untuk memajukan dan melestarikan budaya sunda dengan bekerja sama Bersama PEMDA JABAR
  4. Bidang kesenian, didalam bidang ini Damas melakukan kegitan rutinan yang diadakan dua tahun sekali seperti perlombaan tembang sunda cianjuran, membaca sajak, kesenian kecapi, karawitan, dll. Hal ini dilakukan dalam upaya pelestarian budaya Sunda.

Ada hal yang sangat menarik megenai kegiatan yang diseleggarakan Daya Mahasiswa Sunda atau biasa kita kenal Damas ini, selain komunitas ini terjun langsung dalam upaya pelestarian budaya Sunda, tentunya kegiatan yang dilakukanya merupakan kegiatan yang sangat positif tidak hanya untuk pengembangan potensi pribadi namun juga perihal keberlangsungan hidup budaya sundanya. Nah inilah yang sangat ditekankan kepada para pemuda ataupun pemudi Sundayang tergabung di Daya Mahasiswa Sunda.

Selain itu, para generasi muda harus bangga terhadap kebudayaan. Kebanggan inilah yang harus ditanamkan agar tetap peduli, cinta, dan tetap mau melestarikan budayanya sendiri khususnya budaya Sunda.

Maka dari itu, kegiatan yang dilakukan Daya Mahasiswa Sunda selama ini sangat didukung oleh berbagai macam element seperti masyarakat, pemerintahan, dan juga alumni yang sangat peduli terhadap kelestarian budaya Sunda agar tetap bertahan dan tidak hilang begitu saja.

 

Referensi:Kompas | Instagram @damasbdg

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini