Ratusan Calon Wirausahawan Digital Berkumpul di Kampus Reformasi, Ada apa?

Ratusan Calon Wirausahawan Digital Berkumpul di Kampus Reformasi, Ada apa?
info gambar utama

Siang itu Jalan Raya Kyai Tapa terlihat lengang. Di sebelah selatan jalan, dekat dengan jembatan halte grogol berdiri megah kampus yang kini dikenal sebagai Kampus Reformasi. Universitas Trisakti, kampus yang kini menjadi simbol dari terjadinya reformasi Republik Indonesia di tahun 1998.

Tampak dari jauh terlihat sebuah banneryang berdiri menyala berwarna merah dengan tulisan 1000 yang sangat kentara, dibawahnya tertuliskan Startup Digital . Tidak seperti biasanya, terlihat berseliweran orang-orang menuju gedung D Pascasarjana di sebelah timur, padahal saat ini masih dalam masa-masa liburan bagi para mahasiswa. Ternyata di gedung tersebut sedang diadakan fase permulaan dari sebuah gerakan nasional, Gerakan Nasional 1000 Startup Digital yang resmi diluncurkan pada 23 Juli 2016 yang lalu.

Baca juga:Gerakan 1000 Startup Digital Untuk Majukan Indonesia Resmi Dibuka

Fase permulaan tersebut adalah fase Ignition atau juga dapat disebut dengan fase "memantik". Dalam acara tersebut, diadakan seminar-seminar dengan kisah-kisah sukses para pioner startup digital di Indonesia dengan berbagai tema. Mulai dari pola pikir bagaimana memulai sebuah perusahaan rintisan digital yang harus mampu menyelesaikan masalah,dan menjadikannya sebagai sebuah visi, kemudian dilanjutkan dengan membangun pola pikir berbisnis yang tangguh.

Tidak hanya itu, ratusan calon wirausahawan digital juga ditekankan untuk dapat berkolaborasi, sebab akan mustahil dapat membangun sebuah startup. Sehingga untuk menciptakan lingkungan kolaboratif diperlukan adanya lokasi kerja yang representatif seperti co-working spaceatau kantor bersama.

Ratusan peserta memadati Auditorium Pascasarjana Universitas Trisakti (Foto: Bagus DR / GNFI)
info gambar

Di sesi terakhir, para peserta yang datang dari berbagai profesi itu dikumpulkan dalam Auditorium Pascasarjana tersebut diperlihatkan contoh-contoh wirausahawan digital rintisan yang sedang emerging dan harus dijadikan panutan.

Lalu apa sebenarnya yang dipantik untuk menjadi api yang membesar dalam acara Ignition tersebut? Api itu rupanya adalah sebuah semangat untuk membangun Indonesia dari sisi ekonomi digital.

Seperti diketahui Indonesia kini merupakan salah satu negara dengan potensi ekonomi digital terbesar di dunia. Di wilayah ASEAN sendiri, potensi ekonomi digital yang dimiliki Indonesia bisa mencapai lebih dari 130 juta Dollar Amerika dengan jumlah pengguna internet yang saat ini mencapai 95 juta dan akan tumbuh menjadi 215 juta pada tahun 2020.

Baca juga: Ekonomi Internet Asia Tenggara Bakal Booming, Dimana Posisi Indonesia?

Melihat potensi tersebut, maka perlu adanya sebuah gerakan yang mampu mendorong ribuan wirausahawan berbasis digital di Indonesia untuk mampu tampil dan memberikan banyak peluang bisnis. Sehingga akan mampu membawa Indonesia menjadi lebih sejahtera berkat banyaknya lapangan kerja dan meraup keuntungan dari potensi yang sudah ada.

Seperti yang disampaikan oleh Yansen Kamto, founder dari inisiator Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, KIBAR, yang mengungkapkan bahwa melalui startup Indonesia akan bisa lebih sejahtera dan setiap orang akan bisa produktif dan bekerja. Dengan begitu, tidak akan ada lagi kisah-kisah tentang masyarakat di Indonesia yang tidak bisa makan.

"Melalui gerakan ini, diharapkan anak-anak muda Indonesia bisa berkarya dan mengejar mimpinya sehingga Indonesia bisa berkibar kembali," ujar Yansen saat membuka acara Ignition, kemarin 30/07.

Salah satu sesi seminar Ignition, mendatangkan Diajeng Lestasi, Dina Kosasih, dan Benson Kawengian (Foto: Bagus DR / GNFI)
info gambar

Meski Ignition banyak mengungkapkan tentang alasan kesejahteraan Indonesia. Namun semangat sejati dari gerakan nasional ini adalah tentang bagaimana membentuk pola pikir yang mengedepankan bahwa uang bukanlah alasan utama dalam memulai startupseperti yang disampaikan oleh Yohan Totting, inisiator Hacker Space di Bandung.

"1000 startup yang terkumpul dari gerakan nasional ini diharapkan akan diperoleh valuasi yang mencapai lebih dari 10 billion US Dollar. Namun kami ingin menshape mindset bahwa uang bukan alasan utama untuk memulai sebuah startup," ungkapnya.

Seperti diketahui Gerakan Nasional 1000 Startup Digital akan berjalan selama lima tahun. Diperkirakan, setiap tahunnya akan terjaring 8000 calon wirausahawan digital yang akhirnya akan terseleksi menjadi 200 startup yang telah melalui 5 tahapan pembinaan: Ignition, Workshop, Hackathon, Bootcamp dan terakhir Incubation.

Fase Ignition yang dilakukan di Jakarta kemarin mendatangkan banyak sekali para praktisi startup digital di Indonesia seperti Leontinus Alpha Edison dari Tokopedia, Diajeng Lestari dari Hijup istri dari pendiri Bukalapak.com Achmad Zaky, Andreas Sanjaya dari startup berbasis pertanian iGrow, dan masih banyak lagi. Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian Ignition gelombang pertama yang akan dilanjutkan dengan Ignition di Yogyakarta dan Surabaya. Fase ini dianggap banyak memberikan manfaat utamanya dalam hal dukungan moril pada peserta yang telah hadir.

Iqbal contohnya, seorang peserta yang masih aktif bekerja sebagai pegawai dibidang otomotif tersebut mengungkapkan bahwa dirinya mengetahui gerakan ini dari kawan kerjanya. Dirinya memandang bahwa dunia pertanian di Indonesia dapat ditingkatkan melalui peran teknologi utamanya teknologi digital. Untuk itulah dirinya mendaftar untuk menjadi peserta agar idenya itu dapat diwujudkan secara nyata.

Salah seorang peserta berpose di depan venue Ignition Gerakan Nasional 1000 Startup Digital (Foto: Bagus DR / GNFI)
info gambar

Lain halnya dengan Imam, yang menjadi peserta gerakan ini untuk semakin mengembangkan inovasi digital yang telah dia kembangkan bersama timnya. Meski mendaftar sebagai individu, dirinya merasa telah banyak mendapat banyak pengetahuan dari fase Ignition dan menjadi semakin bersemangat untuk menjalani tahapan-tahapan selanjutnya.

Berkolaborasi dengan banyak sekali startup digital di Indonesia termasuk Good News From Indonesia (GNFI),Gerakan Nasional 1000 Startup Digital akan terus bergulir dengan semangat yang satu, demi Indonesia Raya. Bila kamu merasa sebagai anak bangsa yang memiliki inovasi dan terpanggil untuk memajukan Indonesia lewat ekonomi digital. Inilah saatnya untuk unjuk gigi dan wujudkan startup impian.


Sumber : GNFI
Sumber Gambar Sampul : Bagus DR / GNFI

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini