Belajar Sejarah di Komik Pahlawan Nasional

Belajar Sejarah di Komik Pahlawan Nasional

Komik Pahlawan Nasional © pendidikan.id

  • Pendidikan.id menerbitkan buku komik bertema pahlawan nasional.
  • Dengan adanya komik ini, siswa sekolah dapat belajar sejarah melalui buku yang lebih menarik.
  • Pembuatan komik ini melibatkan segenap orang yang berkompetensi di bidang sejarah, sehingga kualitas tetap terjaga.

Untuk lebih mengenalkan tokoh-tokoh pahlawan kemerdekaan Indonesia ke para siswa, pendidikan.id menelurkan terobosan baru. Melalui komik buatannya, kini siswa sekolah dapat mempelajari kisah para pahlawan negaranya, dengan materi yang lebih menarik.

Komik yang diterbitkan pendidikan.id ini diberi nama Komik Pendidikan Pahlawan Nasional. Tiap komik mengangkat kisah satu per satu pahlawan Indonesia yang pernah memperjuangkan kemerdekaan. Cerita dibuat lebih singkat namun padat, dengan bahasa yang ringan namun tetap baku.

Beberapa contoh judul yang telah terbit yakni Pejuang Emansipasi Wanita (kisah R.A. Kartini), Pahlawan Pendidikan (kisah Ki Hajar Dewantara) dan Pahlawan Wanita Pemberani (kisah Cut Nyak Dien). Alur cerita dan segala aspek informasinya disesuaikan dengan cerita sejarah yang sesungguhnya.

BACA JUGA: ‘Cipta’, Superhero dari Makassar Pemenang Lomba Komik Dunia

Kemudian untuk menjaga kualitas unsur edukasinya, pendidikan.id bekerja sama dengan berbagai sumber yang berkompetensi di bidangnya. Guru sejarah, MGMP SMA Sejarah, dan beberapa sumber lainnya selalu menjadi final editor komik, sehingga kredibilitas komik tetap terjamin meski sudah dimodifikasi, disingkat, atau diilustrasikan dengan gambar.

Perpaduan ini membuat komik sejarah yang diterbitkan oleh pendidikan.id cocok dibaca anak segala usia, mulai dari usia SD hingga SMA. Tidak terlalu berat bagi anak usia SD, dan tidak terlalu membosankan bagi anak usia SMA.

Setelah membaca komik pahlawan nasional ini, diharapkan siswa-siswi dapat lebih mengenal banyak tentang sejarah bangsa Indonesia. Bagaimana perjuangan Indonesia dalam merebut kemerdekaan dan siapa saja pahlawan yang turut bertaruh nyawa di dalamnya. Setelah membaca, akan tumbuh rasa kagum dan bangga dalam diri anak-anak terhadap perjuangan pahlawannya.

Seperti peribahasa “tak kenal maka tak sayang”, anak juga perlu mengenal lebih banyak tentang sejarah Bangsa Indonesia. Rasa kagum dan bangga jika dipupuk dengan baik, akan tumbuh menjadi rasa nasionalisme yang kuat.**

BACA JUGA: Selain Gundala yang Difilmkan, Akan Rilis Pula 30 Komik, Novel, dan Buku Anak di 2019 Ini

Pilih BanggaBangga60%
Pilih SedihSedih10%
Pilih SenangSenang20%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau10%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Kertajati Bersiap Jadi Bandara Kargo E-Commerce Sebelummnya

Kertajati Bersiap Jadi Bandara Kargo E-Commerce

Ekonomi Digital RI Tumbuh Paling Pesat di Asia Tenggara Selanjutnya

Ekonomi Digital RI Tumbuh Paling Pesat di Asia Tenggara

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

Tidak bisa masak tapi suka makan. Tidak bisa main bola tapi suka nonton bola.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.