Curug Cipamingkis yang Romantis

Curug Cipamingkis yang Romantis
info gambar utama
  • Curug Cipamingkis menjadi ikon destinasi wisata baru di Bogor Timur.
  • Air terjun ini banyak memiliki sisi menarik di obyek wisatanya.
  • Harga tiket masuknya sangat terjangkau, sehingga cocok untuk destinasi wisata bagi keluarga maupun anak muda.

Kalau kamu bosan melihat air terjun yang “itu-itu saja”, Curug Cipamingkis di kabupaten Bogor mungkin bisa jadi alternatif. Air terjun yang terletak di desa Wargajaya, kecamatan Sukamakmur, ini sedang naik daun menjadi destinasi wisata baru di Bogor Timur.

Cukup dengan merogoh kocek senilai Rp 33.000 untuk wisatawan nusantara dan Rp 53.000 untuk wisatawan mancanegara, pengunjung sudah bisa menikmati keindahan alam di Curug Cipamingkis, dan kesejukan udara khas dataran tinggi.

Curug Cipamingkis menawarkan sesuatu yang berbeda dibandingkan destinasi wisata air terjun lainnya. Di sini, pengunjung bisa mendapatkan banyak spot swafoto, kolam renang, dan penginapan dengan tarif Rp 350.000-500.000.

Penginapan di Curug Cipamingkis | Foto: Aditya Jaya/GNFI
info gambar

Dengan harga yang terjangkau, membuat Curug Cipamingkis cocok dijadikan sebagai destinasi wisata keluarga maupun anak muda bersama teman maupun pasangannya.

Obyek wisata yang dibuka pada 2010 ini dulunya adalah area persemaian Hutan Pinus. Kemudian karena banyak wisatawan yang datang, akses jalan perlahan diperbaiki, yang mengawali dibukanya Curug Cipamingkis sebagai destinasi wisata baru di Bogor Timur.

BACA JUGA: Pesona Alam Curug Lontar Bogor

Menariknya lagi, akses dari pintu masuk menuju situs air terjunnya tidaklah sulit. Jika di air terjun lain pengunjung harus berjibaku dengan ratusan anak tangga dan butuh tenaga eksta, di Curug Cipamingkis hanya perlu berjalan sekitar 100 meter dan sampailah di air terjun setinggi 10 meter yang mengalir dari gunung Halimun Timur ini.

Berkat kemurnian yang masih terjaga, air dari Curug Cipamingkis bahkan masih digunakan warga setempat untuk irigasi sawah. Sebuah berkah ganda dari curug di ketinggian 900 mdpl ini, karena selain bisa mendatangkan pundi-pundi uang sebagai obyek wisata, juga bisa membantu pengairan para petani.

Air terjun di Curug Cipamingkis bermuara ke sungai Citarum | Foto: Aditya Jaya/GNFI
info gambar

Sayangnya, infrastruktur jalan dari pusat kota menuju Curug Cipamingkis masih perlu banyak perbaikan. Ini dikarenakan struktur jalan yang sangat berkelok dan menanjak, sehingga bisa memakan waktu dua jalan.

Namun demikian sejak memasuki kecamatan Sukamakmur, pengunjung langsung disuguhi pemandangan khas pedesaan, dengan hamparan sawah yang hijau serta udara yang sejuk. Tak heran, setiap akhir pekan kawasan ini banyak didatangi pendatang dari luar kota.

BACA JUGA: Kuliner-Kuliner Khas Bogor yang Wajib Kamu Coba!

“Infrastruktur jalan di (kecamatan) Sukamakmur jadi salah satu kendala wisata di sini. Kami pun berharap Pemkab Bogor bisa membantu membangun jalan yang memadai, sehingga obyek wisata di Sukamakmur tidak kalah dengan Puncak,” ujar Camat Sukamakmur, Zaenal Ashari, saat ditemui GNFI di acara Famtrip Journalist Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Jumat (5/4).***

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini