Beragam Fasilitas Modern di LCCT Pertama Indonesia

Beragam Fasilitas Modern di LCCT Pertama Indonesia

Ilustrasi ruang tunggu bandara © JESHOOTS.COM/Unsplash

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

  • Inilah deretan fasilitas modern di Terminal 2F Bandara Soetta.
  • Fasilitas ini sebagai penunjang Terminal 2F yang menjadi LCCT per 1 Mei 2019.
  • Peningkatan fasilitas ini menjadi bagian penting pelayanan kepada traveler milenial.

Seiring mulai beroperasinya Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai Low-Cost Carrier Terminal (LCCT) pertama di Indonesia, beragam fasilitas modern pun diadakan sebagai penunjang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Terminal 2F pada 1 Mei 2019 esok akan mulai beroperasi sebagai LCCT rute internasional. Dilansir dari siaran pers PT. Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin selaku Direktur Utama mengatakan, LCCT 2F didesain sesuai kebutuhan traveler yang mengutamakan kepraktisan, kecepatan, dan kemudahan.

Demi memenuhi kebutuhan itu, jumlah check-in desk di LCC Terminal 2F akan dikurangi dari 20 unit pada 2020 menjadi 10 unit pada 2022. Sebagai gantinya, jumlah fasilitas self check-in ditambah menjadi 40 unit.

Seiring dengan itu, fasilitas self bag drop ditambah dari 10 unit pada 2020, menjadi 20 unit pada 2022.

BACA JUGA: Ketepatan Waktu Penerbangan di Bandara Soetta Capai 93,8%

“Pelayanan fokus pada digitalisasi seperti web check-in, self check-in, dan self bag drop. Ini kami sebut dengan technology implementation for value added services. Berbagai layanan berbasis teknologi juga selalu di-update.”

“Secara umum, LCC Terminal 2F didesain untuk mewujudkan proses keberangkatan yang cepat, pengalaman perjalanan yang menyenangkan, dan pelayanan bernilai tambah yang berbeda dari biasanya,” jelas Muhammad Awaluddin.

Program aktivasi di terminal nantinya juga menjadi bagian penting pelayanan kepada traveler milenial.

BACA JUGA: Kertajati Bersiap Jadi Bandara Kargo E-Commerce

Tidak hanya itu, maskapai LCC juga mendapat insentif landing rates jika membuka rute internasional baru ditambah dengan bebas biaya promosi di digital media dan sosial media milik Angkasa Pura II.

LCC Terminal 2F sendiri merupakan bagian dari revitalisasi menyeluruh di Terminal 2.

“Saat ini Terminal 2 berkapasitas 9 juta penumpang per tahun, setelah revitalisasi usai pada 2022 maka kapasitas akan bertambah menjadi 24 juta penumpang per tahun," pungkas Muhammad Awaluddin.**

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Terminal 2F Soetta, LCCT Pertama di Indonesia Sebelummnya

Terminal 2F Soetta, LCCT Pertama di Indonesia

Lebanon, Negara Ke-3 yang Mengakui Kemerdekaan Republik Indonesia Selanjutnya

Lebanon, Negara Ke-3 yang Mengakui Kemerdekaan Republik Indonesia

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.