Suarakan Optimisme Lewat Lagu Untuk Indonesia

Suarakan Optimisme Lewat Lagu Untuk Indonesia

Poster LUI © GNFI

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Terhitung sudah dua bulan lamanya sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya kasus pertama Covid-19 di Indonesia. Hingga kini, angka pasien positif Covid-19 terus bertambah. pemerintah juga sudah menerapkan berbagai kebijakan guna mencegah penyebaran wabah pandemi Covid-19.

Mulai dari aturan untuk tetap di rumah saja, social distancing, hingga pelarangan mudik. Kondisi tersebut tentu membuat gerak masyarakat Indonesia menjadi terbatas.

Sedih? Tentu. Menyerah? Tentu saja tidak. Terus menerus meratapi kondisi saat ini bukanlah hal yang tepat. Sebagai masyarakat Indonesia, kita harus bersama-sama untuk mengatasi pandemi ini.

Tak habis ide, di tengah situasi saat ini, ternyata banyak hal yang dilakukan masyarakat Indonesia. Salah satunya ialah menciptakan konser secara online sambil berdonasi. Para musisi saling bersinergi melantunkan nyanyian lewat berbagai lagu semangat bagi bumi pertiwi.

Pada dasarnya, di saat situasi sekarang, lagu memang bisa menjadi format unik untuk menyuarakan, menyebarkan, dan mendukung semangat solidaritas sesama. Hal tersebutlah yang membawa Good News From Indonesia (GNFI) bersama komunitas penulis lagu, Distorsi Musik Indonesia, untuk menggulirkan kampanye sekaligus sebuah gerakan #LaguUntukIndonesia.

LaguUntukIndonesia adalah sebuah kampanye yang menyuarakan semangat, optimisme, dan harapan baik di tengah pandemi yang sedang mendera dunia, khususnya Indonesia. Kampanye ini bersifat terbuka dan tidak eksklusif. Siapapun dapat bergabung, mendukung, dan ikut menyebarluaskan dukungan terhadap penanggulanan Covid-19 di Indonesia.

Adapun tema dan lagu sasaran ialah untuk menyemangati dan berterima kasih kepada para pejuang garis terdepan, menyemangati semua orang untuk bersatu, dan edukasi tentang pencegahan Covid-19.

Gerakan yang berlangsung mulai dari 12 April hingga 12 Mei mendatang ini bisa diikuti oleh siapapun. Berikut ini syarat dan ketentuannya.

  1. Karya adalah orisinal buatan peserta (perorangan maupun kelompok)
  2. Dapat menggunakan alat musik apapun
  3. Masih merupakan lagu mentah (tidak harus diaransemen penuh)
  4. Genre musik bebas
  5. Berbahasa Indonesia atau Bahasa Daerah
  6. Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 lagu

Jika syarat dan ketentuan telah dipenuhi, peserta diwajibkan untuk mengunggah lagu hasil karya mereka berupa video ke media sosial masing-masing, dengan mencantumkan hastag #LaguUntukIndonesia. Tak lupa untuk tag ke akun instagram @GNFI dan @distorsi_mi, serta diberikan caption ungkapkan dukungan atau ajakan terhadap penanggulangan Covid-19.

Tak cukup hanya GNFI dan Distorsi Musik Indonesia saja, gerakan ini juga di dukung oleh berbagai komunitas di Indonesia, yaitu Siberkreasi, Pecandu Buku, Perhimpunan Pelajar Indonesia se-Dunia, Young On Top, Rumah Millennials, dan Indo Relawan.

20 lagu yang terpilih akan diaransemen, diisi vokal oleh penyanyi, dan dikompilasi menjadi album untuk kemudian disebarluaskan ke publik sebagai jejak karya budaya, yang lahir selama masa pandemi Covid-19 di Indonesia.

Ingin turut berbagi karya nyata dalam nada? Unggah karyamu melalui media sosial Instagram atau Facebook. Cek info selengkapnya di laguuntukindonesia.

Mari bersama ciptakan karya guna menyebarkan semangat optimisme untuk Indonesia. Tetap bersama, tetap saling jaga. (comm)

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Sugeng Tindak Maestro Campur Sari, Selamat Jalan Didi Kempot Sebelummnya

Sugeng Tindak Maestro Campur Sari, Selamat Jalan Didi Kempot

Apakah TNI AL Perlu Mengoperasikan Kapal Induk? Selanjutnya

Apakah TNI AL Perlu Mengoperasikan Kapal Induk?

Kawan GNFI Official
@kawangnfi

Kawan GNFI Official

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.