Belasan Ribu Smartphone Laris Manis dalam Semalam, Tanda Masyarakat Makin Butuh Internet

Belasan Ribu Smartphone Laris Manis dalam Semalam, Tanda Masyarakat Makin Butuh Internet
info gambar utama

Kebutuhan masyarakat atas jaringan internet nyatanya semakin menggila di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Wajar saja, karena di tengah pembatasan gerak dan sosialisasi fisik yang didengungkan pemerintah, kebutuhan beragam aktivitas akhirnya beralih ke ranah virtual. Baik untuk bekerja (WFH), berdagang, maupun bersekolah (PJJ).

Pada Rabu (24/2/2021), toko online JD.ID dan Mi.com melaporkan sekira 15 ribu ponsel pintar (smartphone) laris manis dalam semalam. Adalah ponsel Redmi 9T yang menjadi penyebab membeludaknya pembelian ponsel tersebut.

Sejatinya, ponsel Redmi 9T memang baru dijual secara resmi hari itu di dua e-commerce dan di gerai Mi Store mulai pukul 12 siang. Ponsel dengan bekal baterai jumbo 6.000 mAh itu dilego dengan harga Rp1,8 juta (RAM 4 GB/ROM 64 GB) dan Rp2,2 juta (RAM 6 GB/ROM 128 GB).

Ini menandakan kebutuhan ponsel dengan baterai berkapasitas besar dengan harga yang relatif terjangkau makin dibutuhkan masyarakat untuk menunjang aktivitas keseharian.

Boleh jadi, ponsel yang diluncurkan secara resmi di Indonesia pada, Senin (22/2), itu menjadi jawaban untuk segmen entry-level yang menawarkan baterai yang tahan untuk penggunaan seharian, layar lega, performa andal, serta fitur yang dibutuhkan.

Atas pencapaian itu, Xiaomi Indonesia dikatakan akan mengulangi penjualan dengan metode yang sama untuk produk Redmi 9T pada 3 Maret 2021 mendatang.

Spesifikasi Redmi 9T

ponsel Redmi 9T
info gambar

Secara spesifikasi, Redmi 9T hadir dengan serangkaian keunggulan. Mulai dari baterai berkapasitas jumbo (6.000 mAh) dengan dukungan pengisian cepat 18 Watt serta layar lega 6,53 inci beresolusi FHD+ Dot Drop Display.

Sementara jika bicara soal performa, ponsel ini ditanamkan chipset Qualcomm Snapdragon 662 (11 nm), serta kamera 48 MP (kamera utama) yang ditopang kecerdasan buatan (AI) guna mendukung konfigurasi empat kamera belakang agar mendapatkan hasil potret atau video yang lebih berkualitas.

Di Indonesia, ponsel ini bisa dibeli konsumen dengan tiga pilihan warna, yakni abu-abu (Carbon Gray), biru (Twilight Blue), dan hijau (Ocean Green).

Pihak Xiaomi Indonesia berharap ponsel ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia, selain untuk menunjang kebutuhan harian, juga sebagai sarana berinteraksi media sosial serta hiburan.

Lonjakan pengguna internet di Indonesia

pengguna internet indonesia
info gambar

Lepas dari membeludaknya pembelian ponsel hanya dalam waktu semalam itu, dalam laporan yang dirilis Data Portal, tercatat pengguna internet di Indonesia telah mencapai 202,6 juta pengguna per Januari 2021. Angka tersebut meningkat sekira 16 persen (penambahan 27 juta pengguna) jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Sementara, penetrasi jaringan internet pun melonjak dengan pencapaian 73,7 persen pada Januari 2021. Pada periode itu juga disebut, ada sekira 345,3 juta koneksi seluler di Indonesia, atau meningkat sekira 4 juta koneksi (penambahan 1,2 persen) antara Januari 2020 dan Januari 2021.

Ini artinya, jumlah sambungan seluler di Indonesia pada Januari 2021 setara dengan 125,6 persen dari total penduduk Indonesia (274,9 juta jiwa).

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Mustafa Iman lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Mustafa Iman. Artikel ini dilengkapi fitur Wikipedia Preview, kerjasama Wikimedia Foundation dan Good News From Indonesia.

Terima kasih telah membaca sampai di sini