Tingkat Komponen Lokal Indonesia Mencapai 36,08 Persen, Seperti Apa Jeroan Xiaomi Mi 11?

Tingkat Komponen Lokal Indonesia Mencapai 36,08 Persen, Seperti Apa Jeroan Xiaomi Mi 11?
info gambar utama

Setelah diperkenalkan di Indonesia pada, Selasa (16/3/2021), dan membuka keran pra-pemesanan (pre-order), Pihak Xiaomi Indonesia berkesempatan melakukan teardown (pembongkaran) untuk melihat apa saja isi dari ponsel Xiaomi Mi 11 yang digadang-gadang sebagai ponsel dengan cipset paling powerful di Indonesia itu.

Secara legalitas, Mi 11 telah terdaftar di Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sejak 20 Januari 2021, dan memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sebesar 36,08 persen. Tertinggi untuk ponsel kelas flagship yang dijual di Indonesia.

TKDN Mi 11
info gambar

Jika melihat spesifikasinya, Mi 11 menawarkan beberapa konfigurasi anyar, seperti cipset mutakhir Snapdragon 888, kamera utama 108 MP, dual speaker dari jenama harman/kardon, layar dengan resolusi ultra tinggi WQHD+, serta pengisian daya cepat 55 Watt (dengan kabel) dan 50 Watt (nirkabel).

''Mi 11 hadir dengan komponen terbaik untuk menawarkan performa dan pengalaman yang sempurna bagi para penggunanya,'' kata Product PR Manager Xiaomi Indonesia, Andi Renreng, dalam sesi bedah ponsel secara virtual itu, Kamis (25/3).

Lantas, seperti apa saja isi jeroan ponsel berbanderol Rp9,9 juta ini ketika dibongkar? Berikut ulasannya.

Membongkar komponen penting

Pada sesi teardown virtual itu dilakukan oleh Woro Prasetio, Senior Technical Support Engineer Xiaomi Indonesia, yang tentu saja didampingi oleh Andi Renreng. Pada kesempatan itu pula, para jurnalis yang diundang serta Mi Fans dapat melihat langsung secara jelas komponen yang dibongkar pada ponsel yang mengusung jargon ''Movie Magic'' tersebut.

Sebelum membongkar, Xiaomi mengingatkan bahwa hal ini hanya boleh dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman. Proses teardown diawali dari melepaskan slot kartu SIM dan diikuti penutup belakang ponsel dengan perangkat khusus dan pemberian panas untuk memudahkan lem terlepas.

Sejumlah komponen yang terlihat dalam sesi tersebut adalah modul kamera, memperlihatkan konfigurasi tiga kamera yakni kamera utama 108 MP, kamera ultra-wide 13 MP, dan kamera telemacro 5 MP.

Kamera-kamera inilah yang diklaim Xiaomi dapat menghasilkan gambar/video untuk menciptakan karya dengan satu sentuhan saja, melalui dukungan fitur seperti; magic zoom, time freeze, parallel world, freeze frame, night time-lapse, dan slow shutter.

teardown mi 11
info gambar

Lalu ada modul speaker, yang merupakan salah satu komponen unnggulan di ponsel ini. Seperti disebut sebelumnya, ponsel Mi 11 memiliki speaker ganda yang disetel oleh teknisi dari harman/kardon untuk memastikan suaranya tidak hanya lantang tapi juga bisa menampilkan pengalaman yang unik. Dilanjutkan dengan melepaskan baterai 4.600 mAh yang mendukung pengisian cepat 55W atau pengisian nirkabel 50W.

Sesi teardown juga memperlihatkan cipset Snapdragon 888 dari jarak dekat berikut teknologi pendinginan yang dipakai. Mi 11 merupakan smartphone pertama di Indonesia yang menggunakan chipset terbaru ini dan menikmati kecanggihan fitur yang ditawarkan dari performa, kemampuan pengolahan gambar hingga algoritma kecerdasan buatan (AI).

Komitmen dalam menggunakan komponen terbaik

Apa yang dilakukan oleh Xiaomi Indonesia ini tentu melanjutkan apa yang telah dibuat Xiaomi Global. Jika Anda ingin melihatnya secara lebih detail tentang proses pembongkaran ponsel Mi 11, bisa dilihat pada video di bawah ini.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Xiaomi dalam menggunakan komponen terbaik untuk menghadirkan produk inovatif dengan harga yang boleh dibilang kompetitif untuk kelas ponsel flagship.

Catatan prestasi Xiaomi pada 2020

Xiaomi Corporation merupakan perusahaan teknologi dengan berbagai perangkat cerdas dan Internet of Things (IoT) untuk mendukung gaya hidup penggunanya. Pada 2020, melalui data yang dicatat Xiaomi global, terdapat catatan-catatan terkait pertumbuhan pendapatan serta laba yang solid sepanjang tahun 2020.

Performa yang mereka katakan luar biasa itu terlihat di seluruh segmen bisnis melalui strategi yang mereka lakukan. Seperti kita tahu, selain memproduksi ponsel, Xiaomi juga memproduksi ekosistem perangkat cerdas, atau yang biasa kita kenal dengan sebutan AIoT, seperti jam pintar (smartwatch) smart TV, smart vacum cleaner, dan beberapa perangkat berbasis AI.

Semua ekosistem yang disebutkan di atas tadi, juga tersedia untuk pasar Indonesia. Tujuannya jelas, yakni untuk membuat kemudahan dan efisiensi dalam memperkuat kampanye ''Smart Home''.

aiot xiaomi
info gambar

Lain itu, mereka juga memanfaatkan momentum dari pengembangan pasar internasional. Berikut hasil dari catatan-catatan mereka:

  • Total pendapatan sekitar 245,9 miliar yuan, tumbuh 19,4 persen year-on-year (YoY).
  • Laba kotor sekitar 36,8 miliar yuan, naik 28,7 persen YoY.
  • Laba bersih yang disesuaikan untuk satu tahun mencapai 13 miliar yuan, tumbuh 12,8 persen YoY. Bahkan pencapaian ini disebut melampaui ekspektasi pasar.

Seiring dengan pelonggaran kebijakan pembatasan pada paruh kedua tahun 2020, performa bisnis Xiaomi dikatakan menunjukkan pemulihan yang signifikan. Kuncinya adalah melanjutkan strategi ''Smartphone x AIoT'' dan performa sepanjang tahun untuk menunjukkan ketahanan dan daya saing dari model bisnis Xiaomi.

Indonesia pun menjadi salah satu pasar terbesar perusahaan ini, hal itu ditunjukkan dengan memperkuat pasar melalui penjualan di semua ecommerce dan menyediakan layanan cepat melalui gerai resmi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Meningkatkan investasi riset dan pengembangan (R&D)

Inovasi teknologi juga merupakan landasan bagi pertumbuhan yang berkelanjutan dari Xiaomi yang berkomitmen untuk tidak pernah berhenti mengusung teknologi mutakhir. Pada Januari 2021, Xiaomi masuk dalam daftar ''100 Global Inovator'' oleh Clarivate Analytics untuk ketiga kali secara berturut-turut.

Pada bulan yang sama, Xiaomi memberikan penghargaan kepada tim ilmuwan yang berkontribusi kepada pengembangan teknologi pengisian daya 120 Watt dan fitur perlindungan privasi dari tampilan antar-muka MIUI sebagai bentuk apresiasi dan dorongan kepada inisiatif pengembangan.

Di tahun ini, Xiaomi menjanjikan akan terus mengembangkan investasi dan merekrut lebih banyak engineer untuk memperkuat kemampuan riset dan pengembangan.

Riset dan pengembangan Xiaomi yang dilakukan di Indonesia dibuktikan dengan membangun pabrik di Batam (Kepri), serta meningkatkan sektor tenaga kerja lokal. Lain itu, penguatan lainnya yang dilakukan oleh perusahaan adalah dengan merangkul kalangan komunitas.

Sebagai catatan saja, pada 2019 Xiaomi Indonesia mengumumkan pencapaian 10 juta ponsel produksi lokal untuk pasar Indonesia, sejak merek tersebut mematuhi ketentuan regulasi TKDN pada 2017. Pencapaian ini, disebut sebagai cerminan atas upaya berkelanjutan Xiaomi untuk menjadi produsen ponsel yang digemari di Indonesia.

Head of Southeast Asia and Country Head Xiaomi Indonesia, Steven Shi, saat itu mengatakan bahwa dengan pencapaian 10 juta produksi lokal itu membuktikan bahwa Xiaomi berkembang semakin kuat di pasar Indonesia.

Selain untuk mempercepat ekspansi pasar, Xiaomi berambisi mengembangkan bisnis dengan tidak hanya berfokus kepada teknologi dan inovasi, tetapi juga memastikan kesejahteraan karyawan dan mengembangkan kinerja melalui beberapa program akselerasi, seperti pelatihan bahasa, pelatihan komputer, dan berbagai pelatihan keterampilan non-teknis (soft skill).

Inisiatif-inisiatif tersebut diyakini mampu meningkatkan daya saing karyawan Xiaomi di Indonesia yang tidak hanya berkontribusi terhadap penemuan inovasi baru, akan tetapi juga akan meningkatkan pengembangan daya saing masyarakat secara umum.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini