Kiat Menjadi Mentor yang Hebat, Bagaimana Caranya?

Kiat Menjadi Mentor yang Hebat, Bagaimana Caranya?
info gambar utama

Penulis: Ega Krisnawati

Umumnya, orang yang telah sukses di suatu bidang karier profesional adalah mereka yang berhasil dibimbing oleh mentor berpengalaman. Apa itu mentor? Dilansir dari Business News Daily, mentor adalah individu yang mampu menginspirasi individu lain yang masih butuh dibimbing untuk memperoleh kesuksesannya.

Itu berarti, memberi pengetahuan dan sudut pandang terhadap keputusan yang ingin diambil oleh orang yang didampinginnya (mentee).

Mentee adalah meraka yang masih berupaya untuk mencari sudut pandang lain terkait hal-hal yang telah dilalui oleh para mentor terkait kesuksesan kariernya. Dengan menjadi seorang mentor, berarti Kawan telah menolong individu lain untuk memahami keputusan yang akan diambil.

Hal-hal yang dibutuhkan untuk menjadi seorang mentor adalah kemampuan untuk memahami cara membimbing mentee. Terkadang, Kawan perlu menjadi pendengar, atau menjadi seseorang yang mampu mengarahkan dengan berbagai keputusan bijaksana.

Kehadiran mentor sangatlah penting, karena masih banyak mentee yang perlu didampingi untuk memahami pekerjaan yang dimilikinya. Lantas, bagaimana cara menjadi mentor yang hebat?

Baca jugaCara Mudah Otodidak, Bisa jadi Ahli di Suatu Bidang

Ajukan pertanyaan

Menurut laman ATD, tugas utama seorang mentor adalah mengajukan pertanyaan kepada mentee yang didampinginya. Ketika Kawan mengajukan pertanyaan, tujuannya adalah mencari makna, pola, dan memahami cara berpikir individu yang dibimbingnya.

Dengan begitu, berarti Kawan telah memberikan jalan keluar bagi mentee yang dimentori untuk menjadi mandiri dan sukses.

Pentingnya membagikan ide

Idea | Foto: Life FM Bendigo
info gambar

Baca jugaMemahami dan Mempelajari Agar Data Pribadi Aman pada Tempatnya

Dalam hal ini, Kawan harus bisa menjauhi sikap yang diktator atau sering mendikte. Maka itu, hal yang bisa Kawan lakukan adalah menawarkan ide tentang situasi yang dialami oleh mentee.

Kawan perlu menanyakan lagi kepada mentee terkait kesediannya untuk bertukar pikiran. Hal ini juga bisa membantu Kawan untuk memahami berbagai pilihan yang dipertimbangkan oleh mentee.

Perlunya bercerita

Dengan membagikan cerita, Kawan bisa memberikan gambaran pada mentee bahwa sesuatu yang positif bisa datang dari situasi yang negatif. Kawan akan meyakinkan mentee bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi tantangan yang harus dilaluinya.

Baca jugaBersyukurlah Demi Hidup yang Lebih Bahagia

Menjadi pendengar yang baik

Terkadang hal yang perlu dilakukan oleh seorang mentor hanyalah mendengarkan. Kendati demikian, bukan berarti Kawan tidak boleh mengajukan pertanyaan atau bercerita juga.

Maka itu, Kawan perlu mempraktikan hal ini dengan perlu belas kasih. Kawan bisa memulai dengan memahami sudut pandang mentee.

Tawarkan dukungan

Supporting | Foto: Unsplash
info gambar

Biasanya mentor dipercaya karena mereka telah berhasil melalui situasi yang sama dengan mentee. Begitu juga dengan mentee yang ingin belajar banyak hal dari mentornya.

Dalam hal ini, lagi-lagi Kawan dilarang untuk mendikte tentang jawaban dari berbagai pekerjaan yang harus diselesaikan oleh mentee. Kawan hanya perlu menawarkan dukungan sehingga mereka bisa mengajukan pertanyaan, berbagi ide, melampiaskan frustrasi, dan mencari pemahaman yang lebih baik tentang situasi yang dihadapi.

Itulah lima cara untuk menjadi mentor yang hebat. Apakah Kawan sudah siap menjadi seorang mentor?*

Referensi: ATD| Business News Daily

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

KO
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini