Rumah Oksigen Gotong Royong Resmi Beroperasi, Siap Tampung Pasien Bergejala Ringan

Rumah Oksigen Gotong Royong Resmi Beroperasi, Siap Tampung Pasien Bergejala Ringan
info gambar utama

Di tengah situasi pandemi yang masih terjadi dan belum menunjukkan tanda-tanda usai, bertambah lagi fasilitas kesehatan yang dihadirkan oleh berbagai pihak mulai dari pemerintah maupun swasta.

Kali ini, satu fasilitas kesehatan yang bertambah yaitu Rumah Oksigen Gotong Royong (ROGR), sebuah fasilitas kesehatan semi permanen yang berlokasi di Pulo Gadung, Jakarta Timur, dan sejatinya sudah secara resmi beroperasi mulai tanggal 2 Agustus 2021 lalu.

ROGRmerupakan hasil inisiasi sekaligus kolaborasi antara GoTo Group, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, PT Aneka Gas Industri Tbk (Samator Group), Master Steel, Tripatra, Halodoc, serta Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB), sebagai bentuk bentuk gotong royong pemerintah dan mitra strategis untuk menghadapi tantangan pandemi Covid-19 yang terjadi.

Bersamaan dengan beroperasinya secara resmi ROGR untuk masyarakat, Ketua Umum KADIN Indonesia, Arsjad Rasjid mengungkap bahwa fasilitas kesehatan tersebut sejatinya dibangun dalam waktu hanya tiga minggu sebagai buah hasil kerja keras dari berbagai pihak yang terlibat.

“…kami berharap fasilitas ini bisa menolong banyak orang yang terkena Covid-19 bergejala ringan untuk mendapatkan oksigen. Kami juga berterima kasih kepada para pihak yang mendukung pembangunan dan pengoperasian Rumah Oksigen Gotong Royong yang pertama ini,” ungkap Arsjad.

Andre Soelistyo, CEO dari GoTo Group selaku salah satu pihak swasta yang terlibat juga menyampaikan harapan akan kemampuan ROGR, untuk membantu mengatasi masalah krisis oksigen yang selama ini masih banyak terjadi bagi para pasien Covid-19.

“Para pasien dengan gejala ringan dan tanpa komorbid bisa dengan mudah mendapatkan perawatan dan akses kepada oksigen medis yang akan mengalir langsung dari Pabrik Samator selama 24 jam penuh (di ROGR),” jelas Andre.

Menilik Keberadaan Telemedicine dan Startup Kesehatan di Indonesia

Detail fasilitas yang tersedia di ROGR

Fasilitas ROGT
info gambar

Sesuai namanya, ROGR merupakan fasilitas kesehatan yang dalam pelaksanaannya siap menampung pasien yang membutuhkan oksigen dengan gejala ringan, dengan catatan kondisi saturasi di atas atau sama dengan 90 persen, serta tidak memiliki komorbid, atau memiliki komorbid terkontrol.

Dari segi operasionalnya, fasilitas kesehatan ROGR dikelola oleh tenaga kesehatan berpengalaman dari RSDC Wisma Atlet yang terdiri dari kolaborasi antara TNI, POLRI, IDI, dan relawan Kemenkes RI.

Untuk fasilitas, ROGR memiliki kapasitas sebanyak 500 tempat tidur yang tersebar dalam empat unit perawatan, dengan oksigen yang mengalir langsung dari Pabrik PT Aneka Gas Industri Tbk lewat pipanisasi sebanyak 350-400 liter/jam.

Sesuai situasi lapangan, untuk saat ini baru dua unit perawatan yang beroperasi terlebih dahulu. Selain itu, fasilitas medis lainnya yang juga terdapat di ROGR antara lain terdiri dari poli umum, mini high care unit (HCU), IGD, depo farmasi 24 jam, ruang gizi, dan rumah isolasi.

Aksi Gerakan Sejuta Tes, Berbagi Nafas dengan Pinjamkan Tabung Oksigen Gratis

Syarat dan Detail alur pendaftaran fasilitas kesehatan ROGR

Bagi para pasien yang membutuhkan perawatan di fasilitas kesehatan ROGR, bisa mendaftar melalui dua jalur, yaitu rujukan dari fasilitas kesehatan sebelumnya yaitu puskesmas, RSDC Wisma Atlet, dan sejenisnya.

Masyarakat juga bisa mendaftar untuk mendapat perawatan di ROGR melalui aplikasi Halodoc, sebagai salah satu pihak yang terlibat dalam pengadaan fasilitas kesehatan satu ini. Nantinya, masyakarat bisa lebih dulu mengetahui ketersediaan tempat tidur di ROGR dan memilih waktu kedatangan.

“Dengan kemudahan yang ditawarkan dalam membuat janji di ROGR melalui aplikasi Halodoc, kami berharap masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan akses oksigen medis yang dibutuhkan dengan keadaan lebih kondusif karena tidak perlu antri di lokasi…” tutur Jonathan Sudharta, selaku CEO Halodoc.

Dalam pelaksanaannya, fasilitas ROGR bisa digunakan oleh seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berasal dari berbagai wilayah, tidak hanya terbatas bagi masyarakat asli sekitar Pulo Gadung, Jakarta Timur saja, serta dapat digunakan oleh berbagai kalangan usia baik anak maupun orang dewasa.

Hal yang paling utama dan tidak perlu dikhawatirkan oleh masyakarat, bagi para pasien yang nantinya dirawat di ROGR tidak akan dikenakan biaya sama sekali (gratis), serta akan mendapatkan fasilitas makanan bergizi 3 kali sehari selama masa perawatan.

Untuk lebih jelas, berikut detail alur pendaftaran serta ketentuan yang dapat diperhatikan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan perawatan di ROGR.

Kisah Dr Lie Dharmawan, Dokter yang Jual Rumah untuk Bangun Rumah Sakit Apung

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

SA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini