Wajah Baru Pos Indonesia: Transformasi Layanan Digital untuk Raih Generasi Muda

Wajah Baru Pos Indonesia: Transformasi Layanan Digital untuk Raih Generasi Muda
info gambar utama

PT Pos Indonesia (Persero) menggelar kegiatan Pos Indonesia Expo Day 2022 di Mal Sarinah, Thamrin, Jakarta, Jumat (28/7/2022). Event ini digelar sebagai upaya komitmen Pos Indonesia menggarap market milenial dan gen Z.

Dalam acara ini juga, Pos Indonesia menghadirkan pameran “Wall of Fame”. Di sini, Pos Indonesia akan menghadirkan kisah perjalanan sejarah dan transformasi perusahan dari generasi ke generasi.

Terdapat 10 historical fame perjalanan Pos Indonesia sejak 26 Agustus 1746 hingga 1995. Juga perjalanan Pos Indonesia dalam menghadapi revolusi industri 4.0 dalam mengikuti perkembangan zaman.

Dari pantauan Good News From Indonesia, acara ini mendapat respon sangat baik dari masyarakat yang melintas di sekitar kawasan Sarinah. Acara ini memang dihadirkan di pelataran Sarinah, tempat di mana banyak generasi milenial dan Gen Z berkumpul.

Dalam acara itu, Pos Indonesia menghadirkan tampilan kekinian dan fresh look. Hal ini memang diharapkan bisa menambah awareness generasi milenial dan Gen Z terhadap produk dan layanan mereka.

“Pos Indonesia Expo Day ini sebagai bentuk penguatan layanan kami dalam membidik market milenial, agar mereka tahu bahwa Pos Indonesia tidak hanya melayani kiriman dokumen dan surat, tetapi juga melayani kiriman parcel, logistik, payment service, dan layanan lainnya,” ujar Direktur Bisnis Kurir & Logistik Siti Choiriana yang ditemui di kawasan Sarinah.

Sejarah Hari Ini (27 September 1945) - Kantor Pos Bandung Diduduki Angkatan Pemuda

Wanita yang kerap disapa Ana ini menyatakan Pos Indonesia hadir bagi masyarakat Indonesia dengan konsep one stop service. Di mana semua layanan kini telah dimiliki Pos Indonesia terutama kurir dan logistik hingga financial services.

Ana menjelaskan layanan ini akan memudahkan generasi milenial dan Gen Z di tengah tuntutan pelayanan yang serba mudah dan cepat. Pos Indonesia mengusung tagline To Be The Most Competitive agar meningkatkan layanannya.

Dia juga mengatakan Pos Indonesia telah memiliki 4.800 kantor layanan dan ribuan karyawan. Pos Indonesia, katanya, siap berkolaborasi dengan berbagai kalangan untuk meningkatkan layanan Pos Indonesia.

Beberapa layanan pun telah diluncurkan oleh Pos Indonesia, meliputi digital services yaitu platform digital courier PosAja dan PosPay. Kemudian, tambah Ana ada juga layanan kiriman logistik PosLog dan STORI.

“Kami sudah banyak berubah, baik dari sisi layanan digital services hingga culture perusahaan yang berubah. Kami siapkan ini sebagai upaya membangun kepercayaan masyarakat.” kata Ana,

Perkenalkan produk baru

Aplikasi PosAja dan PosPay @ Pos Indonesia
info gambar

Langkah Pos Indonesia melakukan transformasi bisnis dalam beberapa tahun terakhir, telah menghasilkan produk inovatif, di antaranya aplikasi digital courier PosAja serta payment services PosPay.

Dua layanan ini menjadi andalan Pos Indonesia untuk menjawab kebutuhan generasi milenial. PosAja merupakan layanan kiriman barang yang berbasis aplikasi yang dapat diakses menggunakan smartphone.

Layanan ini menghadirkan banyak pilihan kiriman baik reguler, kilat khusus, someday service, serta layanan O-Ranger untuk pick-up ke tempat tinggal pengirim. Dilengkapi berbagai fasilitas tambahan untuk memudahkan customer melakukan pengiriman barang.

“Juga ada bonus menarik, misalnya bagi pen-download pertama akan mendapatkan gratis biaya pengiriman,” katanya.

Sedangkan PosPay, jelasnya merupakan aplikasi digital yang akan memudahkan masyarakat melakukan berbagai transaksi dan pembayaran seperti tagihan listrik, PDAM, isi pulsa, QRIS, dan lainnya.

Dijelaskan oleh Ana bahwa fitur-fitur yang tersedia dinilai akan memudahkan pelanggan karena hampir semua layanan yang ada di kantor telah dipindahkan ke gawai. Sehingga menurutnya aplikasi ini cocok bagi generasi milenial dan Gen Z.

Siap Hadapi Kenormalan Baru, PT Pos Kembangkan Aplikasi Daring

Selain itu transformasi digital dari Pos Indonesia juga diharapkan bisa menepis paradigma di masyarakat mengenai perusahaan ini yang lekat dengan orang tua. Hal ini dikarenakan Pos Indonesia sudah berumur 2 abad.

“Dulu Pos Indonesia sering dipakai oleh orang tua untuk berkirim surat. Namun di era digitalisasi sekarang, generasi milenial dan Gen Z juga bisa menggunakan pelayanan Pos Indonesia melalui PosAja dan PosPay.

Ana juga menyampaikan Pos Indonesia tengah melakukan pemberdayaan perempuan melalui layanan kurir khusus perempuan O-Ranger Mawar. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri secara ekonomi.

Dirinya menyampaikan bahwa O-Ranger Mawar merupakan terobosan terbaru Pos Indonesia untuk meningkatkan layanan platform kurir digital PosAja, agar pelanggan bisa melakukan pemesanan transaksi pengiriman surat atau paket.

Sejak dibentuk pada Agustus 2021, layanan kurir ini telah melibatkan 1.700 perempuan dan tersebar di seluruh Indonesia. Perseroan menargetkan ada 5.000 perempuan tergabung dalam O-Ranger Mawar dan meningkatkannya menjadi 10.000 perempuan pada awal 2023.

Pemberdayaan UMKM

Pos Indonesia Expo Day @ Pos indonesia
info gambar

Inovasi lain yang dipersembahkan adalah STORI yang merupakan salah satu layanan unggulan dari Pos Indonesia. Layanan STORI ini memberikan fulfillment dengan platfrom digital atau biasa disebut cloud store.

Dijelaskan oleh Ana, layanan ini hadir untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) akan layanan yang serba cepat dan prima. Terutama bila para pelaku tidak memiliki tempat untuk menjual produknya.

“Barang mereka bisa disimpan di STORI agar aman dan tidak rusak. Mereka juga bisa melayani pengiriman kepada konsumen dengan cepat dan barang dalam kondisi bagus,” katanya.

Pos Indonesia menjamin berbagai produk UMKM yang disimpan pada layanan itu akan memiliki kualitas bagus, bahkan pada gudang penyimpanan sampai ke tangan para konsumen di seluruh Indonesia dan mancanegara.

Ana menjelaskan bahwa UMKM bisa menikmati layanan penyimpanan sementara itu tanpa perlu membayar biaya sewa di awal. Pos Indonesia baru akan memungut biaya setelah produk UMKM tersebut laku.

“Kami memberikan kualitas yang sangat bagus, sehingga pelaku UMKM bisa terbantukan untuk mereka masuk ke akses pasar yang lebih jauh termasuk juga kualitas produk tidak akan turun,” jelasnya.

Pos Indonesia, Dari Zaman Kolonial Sampai Generasi Milenial

Ana mengungkapkan kini Pos Indonesia telah memiliki 151 gudang untuk tempat penyimpanan barang UMKM. Tak hanya itu, sebanyak 4.800 kantor pos yang tersebar di seluruh Indonesia juga dapat digunakan untuk penyimpanan barang.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Pos Logistik, Ardian Cholid menjelaskan layanan STORI merupakan bagian dari transformasi Pos Indonesia yang ingin memindahkan kantor pos yang besar ke dalam kantong pelanggan.

Melalui layanan ini, jelas Ardian, Pos Indonesia telah menyiapkan semua kebutuhan UMKM dari mulai penyimpanan produk, desain, foto, gudang, pengiriman, sampai pengantaran barang langsung ke tangan konsumen.

“Harganya hanya 3,5 persen dari transaksi. Gudangnya milik kami, sistem milik kami, dan layanan pengantaran juga dari kami, mengambil barang, sampai mengurusnya juga kami yang melakukannya. UMKM tidak perlu investasi gudang.” paparnya.

Sementara itu, Ardian mengatakan Pos Logistik juga selalu hadir untuk memfasilitasi perusahaan dan pelaku usaha agar bisa melakukan pengiriman barang dalam jumlah besar di atas 30 kg.

Saat ini, tegasnya, Pos Logistik telah banyak melakukan pengiriman barang antar daerah ke Indonesia. Bahkan jelas Ardian, barang-barang yang diantar pun tidak hanya konvensional, tetapi bisa unik seperti tiang listrik hingga nikel.

“Kami siap mengirimkan barang dari dalam atau luar negeri. Jadi kami ini benar-benar menjadi solusi bagi perusahaan-perusahaan dalam melakukan pengiriman barang dalam jumlah besar,” pungkasnya.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

Terima kasih telah membaca sampai di sini