Porseni NU, Tempatnya Warga Nahdlatul Ulama Unjuk Kebolehan di Bidang Olahraga dan Seni

Porseni NU, Tempatnya Warga Nahdlatul Ulama Unjuk Kebolehan di Bidang Olahraga dan Seni
info gambar utama

Nadhlatul Ulama punya Porseni NU. Di sana, para anggota NU unjuk kebolehan dalam hal olahraga dan seni.

Ajang olahraga dan seni biasa digelar oleh berbagai lembaga. Di tingkat negara misalnya ada Pekan Olahraga Nasional atau SEA Games dan Asian Games di kancah internasional. Di tingkat kampus, ada Olimpiade UI atau Porsenigama UGM.

Sebagai ormas Islam, NU pun punya ajang olahraga dan seni, namanya Porseni NU. Bagi warga NU, Porseni NU adalah wadah untuk menampilkan ketangkasan olahraga dan jiwa artistik dalam bidang seni.

Pendirian ‘Aisyiyah dan Upaya Nyai Ahmad Dahlan dalam Kesetaraan Gender

Menyambut Satu Abad

Porseni NU dihelat dalam rangka menyambut usia satu abad ormas Islam tersebut. Sebagaimana diketahui, NU akan memperingati usia yang ke-100 tahun pada tanggal 7 Februari 2023 yang bertepatan pada 16 Rajab 1444 Hijriah. Tanggal berdirinya NU sendiri adalah 31 Januari 1936 atau bertepatan pada 16 Rajab 1344 H.

Porseni NU dihelat di Kota Solo, Jawa Tengah. Seluruh agenda dilaksanakan selama sepekan mulai 14 hingga 21 Januari 2023.

"Kenapa Porseni NU kita adakan pada 14-21 Januari 2023, itu karena kita memepetkan dengan satu abad NU. Yaitu 16 Rajab 1444 Hijriyah atau bertepatan 7 Februari 2023. Maka kita laksanakan tiga minggu sebelum puncak peringatan satu abad NU di Jakarta," ujar Ketua Pelaksana Porseni NU Nusron Wahid seperti dilansir laman resmi NU.

Adapun untuk alasan dipilihnya Solo sebagai lokasi acara, terdapat beberapa pertimbangan. Solo dianggap mudah diakses, fasilitasnya memadai, dan sudah biasa menjadi tempat digelarnya berbagai event besar.

Ada lima cabang olahraga dan dua seni yang dilombakan. Cabang olahraga terdiri dari sepak bola, bola voli, bulu tangkis, pencak silat, gerak jalan, dan jalan sehat. Sementara itu cabang seninya adalah qiraatul kitab kuning serta shalawat plus hafalan Al-Quran.

Porseni NU melibatkan lebih dari 5.200 atlet, 800 ofisial, serta sekitar 7.000 panitia yang terdiri dari perangkat pertandingan, wasit, tim medis, keamanan dan lainnya. Ini belum termasuk penonton yang meramaikan aksi para peserta.

"Total ada 58 medali emas, 58 perak, dan ratusan medali perunggu. Kepesertaan itu berbasis provinsi," lanjut Nusron Wahid.

Gelaran Porseni NU disambut baik oleh Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka. Menurut Gibran, Porseni NU turut membuat warga Solo kecipratan untung, apalagi mengingat ajang tersebut digelar selama sepekan sehingga menimbulkan multiplier effect.

"Banyaknya orang yang datang dan terlibat dalam Porseni NU membuat warga Solo dapat kecipratan berkahnya," kata Gibran seperti dilansir Antara.

Cara Dakwah Kiai Rifaiyah Lewat Batik



Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan A Reza lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel A Reza.

Terima kasih telah membaca sampai di sini