Villa Khayangan dan Pemandangan Favorit Thanos

Villa Khayangan dan Pemandangan Favorit Thanos

Pemandangan di Villa Khayangan dengan latar belakang hamparan sawah © Aditya Jaya/GNFI

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

  • Di Bogor, khayangan bukan sekadar khayalan.
  • Ada Villa Khayangan, yang menawarkan panorama alam khas dataran tinggi.
  • Di obyek wisata ini tersedia beragam spot swafoto dan wahana bermain.

Khayangan. Sebuah nama tempat yang identik dengan negeri di atas awan, dengan segala kemewahannya. Di khayangan, konon adalah tempat tinggal para dewa-dewi, seperti Dewi Kwan Im di film Kera Sakti, atau beberapa tokoh di cerita pewayangan.

Tapi, apakah khayangan memang benar-benar ada?

Jika yang dimaksud adalah khayangan seperti di dongeng atau mitos, tentu hanya sebuah khayalan. Namun kalau yang dimaksud adalah Villa Khayangan, kita bisa menjumpainya di Bogor.

Sesuai namanya, Villa Khayangan terletak di sebuah tempat yang tinggi dengan pemandangan indah. Lokasinya di desa Wargajaya, kecamatan Sukamakmur, kabupaten Bogor, berdekatan dengan Curug Cipamingkis. Dengan ketinggian 900 mdpl, inilah salah satu tempat terindah di dataran tinggi Indonesia.

BACA JUGA: Curug Cipamingkis yang Romantis

Sunset di Villa Khayangan | Foto: villakhayanganpuncak2.com

Villa Khayangan mulai dibangun tahun 2017 dan dibuka untuk umum setahun setelahnya. Dengan bangunan serta wahana-wahana yang masih baru, tak pelak kawasan yang dimiliki oleh Arifin ini langsung menjadi primadona destinasi wisata di Bogor Timur.

Dalam acara Famtrip Journalist Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, lelaki rendah hati tersebut menceritakan awal mula membangun Villa Khayangan. Dari tanah seluas dua hektare, ia sulap menjadi obyek wisata dengan mempertahankan pemandangan hamparan sawah di sekelilingnya.

BACA JUGA: Di Bogor Tengah Ada Kampung 4 Dimensi!

Arifin juga menuturkan, ia menyediakan 10 wahana bermain di Villa Khayangan. Rinciannya, 5 spot swafoto, seperti manusia bersayap, logo cinta, dan perahu. Kemudian ada pula wahana bermain yakni ayunan raksasa, kolam renang, dan sepeda di ketinggian 5 meter.

Ayunan raksasa di Villa Khayangan | Foto: Aditya Jaya/GNFI

Lalu jika ingin menginap di Villa Khayangan, ada dua jenis villa yang bisa dipilih. Pertama adalah villa bambu dan yang kedua dari tenda ala suku Indian. Harganya bervariasi, mulai dari Rp 385 ribu sampai Rp 2 juta per malam, dan pemesanannya bisa dilakukan melalui situsweb villakhayanganpuncak2.com.

Kolam renang di Villa Khayangan | Foto: villakhayanganpuncak2.com

Tiket masuk Villa Khayangan juga sangat terjangkau. Arifin mematok harga Rp 25.000 di weekdays dan Rp 35.000 di weekend. Harga yang bahkan lebih murah dari tiket bioskop, dengan beragam fasilitas yang bisa dinikmati pengunjung.

BACA JUGA: Kebun Raya Bogor Diusulkan Menjadi Situs Warisan Dunia

Wah… sangat mantul ya, Kawan GNFI! Ternyata di Bogor khayangan bukan sekadar khayalan.

Atau jangan-jangan… pemandangan yang dilihat Thanos di akhir film The Avengers: Infinity War adalah hamparan sawah dari villa bambu di Villa Khayangan?***

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga44%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang22%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau33%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Isnawati Hidayah, Anggota Panwaslu Termuda di Belanda Sebelummnya

Isnawati Hidayah, Anggota Panwaslu Termuda di Belanda

Sejarah Hari Ini (25 Mei 1963) - Pendirian Perusahaan Negara Kereta Api Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (25 Mei 1963) - Pendirian Perusahaan Negara Kereta Api

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.